BPBD Pandeglang: Abu Vulkanik Menipis, Warga Tetap Wajib Waspada
- 07 Sep 2026 10:45 WIB
- Banten
Poin Utama
- BPBD-PK Pandeglang melaporkan pengurangan bertahap sebaran material abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di sebagian besar wilayah Pandeglang.
- Kepala BPBD-PK Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan menyatakan, sebaran debu vulkanik saat ini merata ke seluruh kecamatan dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda.
- Arah tiupan angin menjadi faktor utama yang menentukan pola sebaran material abu vulkanik di udara di berbagai wilayah Pandeglang.
RRI.CO.ID, Pandeglang – Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang mengklaim sebaran material abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau mulai berkurang secara bertahap di sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang. Walau demikian pemerintah daerah terus mengoptimalkan langkah mitigasi lapangan guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga kondusif.
Kepala BPBD-PK Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan menyatakan, sebaran debu vulkanik saat ini merata ke seluruh kecamatan dengan tingkat ketebalan berbeda. Walau demikian masing-masing wilayah mengalami intensitas yang berbeda, faktor arah tiupan angin disebutnya menentukan sebaran material abu di udara.
"Penyebaran abu vulkanik akibat material Gunung Anak Krakatau merata hampir di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang, walaupun intensitas ketebalannya di masing-masing daerah tidak sama karena tergantung arah angin," ujar Riza Ahmad Kurniawan, Senin 7 September 2026.
Riza melaporkan hasil pemantauan terkini menunjukkan aktivitas erupsi mulai mengalami sedikit pengurangan. Penurunan intensitas letusan tersebut disebutnya membuat volume sebaran abu vulkanik di udara berangsur-angsur semakin berkurang.
"Jadi untuk hari ini dari semenjak kemarin karena kebetulan kita juga ada monitoring ya, dari semenjak kemarin memang ada pengurangan aktivitas," kata Riza.
Namun demikian, Riza mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, dan mematuhi rekomendasi zona aman radius tiga kilometer dari kawah aktif, serta selalu memperbarui informasi dari kanal resmi pemerintah guna menghindari berita bohong. Warga juga diingatkan agar konsisten mengenakan masker pelindung untuk mencegah risiko paparan abu vulkanik.
BPBD-PK telah menyiapkan langkah penanganan lanjutan berupa penyemprotan jalan perkotaan yang dikoordinasikan bersama Dinas Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut disebutnya sekaligus diselaraskan dengan program pendistribusian air bersih bagi warga terdampak kekeringan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....