Dinas Perikanan Sesalkan Tragedi Ledakan Bom Ikan

  • 28 Agt 2026 05:07 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden ledakan diduga bom ikan yang menewaskan seorang nelayan di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang. Peristiwa tragis tersebut menjadi catatan kelam bagi sektor perikanan daerah akibat penggunaan alat tangkap ilegal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar, menyatakan pihaknya sangat menyesalkan kejadian yang merenggut nyawa warga nelayan tersebut. Pihaknya terus menegaskan agar para pelaku usaha penangkapan ikan meninggalkan segala bentuk metode ilegal.

"Kita turut berduka atas korban yang terjadi di Desa Citeureup ya, Kecamatan Panimbang, di mana telah terjadi ledakan yang kemungkinan mungkin ini lagi diidentifikasi oleh aparat, dan kemungkinan itu mengarahnya ke bom ikan," ujar Uun Junandar, Kamis 27 Agustus 2026.

Uun menambahkan, penggunaan bahan peledak dalam aktivitas penangkapan ikan merupakan tindakan berbahaya yang mengancam keselamatan nyawa. Dampak buruk dari penggunaan alat ilegal disebutnya tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga membahayakan keselamatan warga sekitar.

"Kami dari Dinas Perikanan terus melakukan sosialisasi, himbauan, termasuk penegasan bahwa dalam penangkapan ikan harus menggunakan alat-alat yang memang sesuai dengan peruntukannya atau sifatnya tidak ilegal," katanya.

Diskan mencatat insiden serupa serupa juga pernah terjadi dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir di wilayah Kabupaten Pandeglang. Kejadian berdarah ini diharapkannya menjadi pelajaran keras bagi seluruh nelayan lokal untuk menggunakan alat tangkap yang yang diizinkan dan memenuhi kriteria ramah lingkungan, tidak merusak habitat, dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

"Beberapa tahun kebelakang pernah juga terjadi, yang kedua ini telah terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang," ujar Uun.

Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan pengawasan serta memperketat edukasi keselamatan kerja bagi para nelayan tradisional. Uun menilai kelestarian laut harus dijaga sebagai warisan masa depan generasi bangsa, dengan tidak menggunakan alat tangkap yang dapat merusak ekosistem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....