Stok Beras Bulog Serang Aman Hadapi Kemarau

  • 26 Agt 2026 19:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Perum Bulog Kantor Cabang Serang memastikan ketersediaan beras di wilayah Serang Raya dan Kota Cilegon dalam kondisi aman untuk menghadapi potensi ancaman pangan, termasuk musim kemarau panjang. Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini disebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam sampai sembilan bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Serang, Eko Nugroho, mengatakan stok beras yang tersedia mencapai sekitar 54.200 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup besar dibandingkan kebutuhan penyaluran beras masyarakat di wilayah kerja Bulog Serang dan Cilegon.

"Pada saat ini stok beras untuk di kantor cabang Serang yang membawahi Serang Raya dan Cilegon kita memiliki 54.200 ton beras. Itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar enam bulan ke depan bahkan mungkin lebih," ujar Eko dalam dialog Indonesia Cerdas RRI Pro 1 Banten, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurut Eko, penyaluran beras Bulog untuk kebutuhan masyarakat rata-rata berada pada kisaran 100 hingga 200 ton per hari. Dengan jumlah stok yang tersedia, Bulog menilai cadangan pangan pemerintah masih berada dalam kondisi mencukupi untuk menghadapi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan mendatang.

Kondisi tersebut menjadi penting di tengah potensi musim kemarau panjang yang dapat memengaruhi produksi gabah petani. Meski penyerapan gabah berpotensi mengalami penurunan selama kemarau, Bulog memastikan ketersediaan stok yang telah dihimpun sebelumnya menjadi salah satu penyangga kebutuhan pangan masyarakat.

Eko menjelaskan, Bulog tidak hanya mengandalkan stok yang tersimpan di gudang, tetapi juga terus melakukan penyerapan gabah petani melalui kemitraan dengan penggilingan. Saat ini terdapat sekitar 50 mitra penggilingan yang tersebar di Kabupaten dan Kota Serang. Penyerapan gabah dari petani rata-rata mencapai 100 hingga 200 ton per hari.

Bulog juga memastikan kualitas beras yang tersimpan di gudang tetap terjaga melalui proses seleksi dan perawatan berkala. Pengendalian kadar air, kelembapan gudang, sanitasi, hingga pengendalian hama dilakukan untuk menjaga mutu beras sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Eko mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok beras di wilayah Serang dan Cilegon masih mencukupi. "Saya berpesan bahwa untuk panic buying saya rasakan itu tidak perlu. Karena pada saat ini Bulog yang kantor cabang Serang itu kita memiliki stok yang cukup banyak," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....