BPBDPK Pandeglang Catat 13 Kebakaran Selama Juli-Agustus 2026

  • 26 Agt 2026 13:40 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Sebanyak 13 peristiwa kebakaran telah terjadi di Kabupaten Pandeglang selama periode Juli hingga Agustus 2026, dengan distribusi 7 insiden pada Juli dan 6 insiden pada Agustus.
  • Kebakaran yang terjadi didominasi oleh dua jenis insiden utama yaitu kebakaran permukiman penduduk dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
  • Data kebakaran dicatat dan dirinci oleh Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Yosep Mardani.

RRI.CO.ID, Pandeglang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 13 peristiwa kebakaran telah melanda wilayah setempat sepanjang periode Juli hingga Agustus 2026. Sebagian besar insiden darurat tersebut didominasi oleh kejadian kebakaran permukiman penduduk serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Yosep Mardani merinci, kasus kebakaran tersebut terbagi dalam dua bulan berturut-turut. Pada bulan Juli tercatat sebanyak tujuh peristiwa kebakaran, sementara pada Agustus tercatat enam peristiwa serupa.

"Pada bulan Juli sebanyak 7 peristiwa kebakaran dan pada bulan Agustus sebanyak 6 peristiwa kebakaran, yang didominasi permukiman dan lahan juga," ujar Yosep, Rabu 26 Agustus 2026.

Dari belasan kejadian tersebut, menurutnya salah satu insiden dengan kerugian material terbesar terjadi di Kecamatan Cadasari. Peristiwa kebakaran kandang ternak kambing di wilayah itu menghanguskan bangunan kandang serta menyebabkan 104 ekor kambing mati terpanggang, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp380 juta.

Menyusul maraknya kasus kebakaran selama musim kemarau, pihak BPBDPK Kabupaten Pandeglang mengimbau seluruh masyarakat agar memperketat kewaspadaan terhadap potensi ancaman api. Cuaca yang panas dan kering dinilai sangat rentan memicu perluasan percikan api sekecil apa pun menjadi kebakaran besar.

Kabid Damkar BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Hudayatullah, mengingatkan warga agar menghindari tindakan membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan pertanian dengan cara dibakar. Selain itu, masyarakat diminta untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan rumah serta memastikan kompor gas dalam keadaan mati sebelum berpergian.

"Cuaca panas dan kering membuat percikan api sekecil apa pun bisa memicu kebakaran besar," kata Hudayatullah. Warga juga diimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan senantiasa mengawasi sumber api hingga benar-benar padam demi keselamatan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....