Perempuan Nelayan Didorong Kembangkan Produk Olahan Ikan

  • 24 Agt 2026 19:37 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Penyuluh Perikanan Kabupaten Pandeglang mendorong penguatan peran keluarga nelayan melalui pengembangan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik. Upaya tersebut dinilai penting untuk membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika hasil tangkapan nelayan mengalami penurunan.

Penyuluh Perikanan Kabupaten Pandeglang, Aneu Goesti Ayu, mengatakan pendampingan tidak hanya diberikan kepada nelayan sebagai pelaku utama penangkapan ikan. Pendampingan juga diarahkan kepada masyarakat yang mengembangkan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan melalui kelompok pengolah dan pemasar ikan atau Poklahsar.

Menurut Aneu, keberadaan kelompok pengolah memberikan peluang bagi keluarga nelayan untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan dari hasil perikanan. Ketika suami atau anggota keluarga yang bekerja sebagai nelayan memperoleh hasil tangkapan lebih sedikit, anggota keluarga lainnya dapat membantu meningkatkan pendapatan melalui kegiatan pengolahan ikan.

“Harapannya ini bisa bersinergi juga membantu perekonomian di dalam keluarga,” kata Aneu pada dialog bersama RRI Banten, Senin 24 Agustus 2026. Ia menjelaskan, salah satu produk yang telah dikembangkan masyarakat di kawasan tersebut adalah bakso ikan yang memanfaatkan hasil laut setempat sebagai bahan utama.

Selain bakso ikan, penyuluh juga memberikan pelatihan pengolahan berbagai produk perikanan seperti kaki naga dan fillet ikan. Pengembangan produk tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan sehingga ikan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Potensi lain yang tengah dikembangkan adalah pemanfaatan hasil samping dari proses fillet ikan, khususnya kulit ikan. Aneu menyebut ikan tongkol dan tuna menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menghasilkan produk olahan berbahan kulit ikan.

Penguatan usaha pengolahan tersebut berjalan berdampingan dengan pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi sentra kuliner, sarana pengolahan ikan, tempat pemasaran, dan fasilitas pendukung lainnya. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin mampu mengembangkan usaha berbasis perikanan sekaligus memperluas peluang ekonomi keluarga.

Aneu juga mengajak masyarakat untuk melihat Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya sebagai kawasan ekonomi perikanan, tetapi juga sebagai potensi wisata pesisir. Keberadaan pantai, sentra kuliner, dan dermaga yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi memancing menjadi peluang untuk mengembangkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi pesisir Pandeglang kepada masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....