Wisatawan Tenggelam di Pantai Carita Ditemukan Meninggal Dunia

  • 19 Agt 2026 12:13 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Tim Search and Rescue Banten berhasil menemukan Alamsyah Linggar Ramadan (21) yang hilang terseret arus di Pantai Pasir Putih Lippo Carita, Pandeglang pada Rabu, 19 Agustus 2026.
  • Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian setelah dilakukan briefing koordinasi pukul 07.00 WIB.
  • Tim SAR membagi area penyisiran seluas sekitar lima kilometer persegi ke dalam dua Search and Rescue Unit untuk memperluas jangkauan pencarian.

RRI.CO.ID, Pandeglang – Tim Search and Rescue (SAR) Banten akhirnya menemukan Alamsyah Linggar Ramadan (21), wisatawan asal Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian di kawasan Pantai Pasir Putih Lippo Carita, Kabupaten Pandeglang pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto menjelaskan, operasi pencarian di hari kedua langsung dilanjutkan pagi hari setelah dilakukan briefing koordinasi pada pukul 07.00 WIB. Tim SAR membagi area penyisiran seluas sekitar lima kilometer persegi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas jangkauan pencarian.

"SRU 1 melaksanakan pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat Basarnas dengan total jarak penyisiran sekitar 13 kilometer, dan SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat menyisir ke arah utara dan selatan," ujar Rizky Rabu, 19 Agustus 2026.

Upaya penyisiran intensif tersebut pun membuahkan hasil sekitar pukul 07.56 WIB. Petugas gabungan menemukan jasad korban berjarak kurang lebih 300 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

"Korban ditemukan pada koordinat 6 derajat 18 menit 6,078 detik Lintang Selatan dan 105 derajat 50 menit 16,914 detik Bujur Timur dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Usai dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban langsung dibawa menuju Puskesmas Carita untuk menjalani penanganan medis sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga. Operasi SAR kemudian ditutup secara resmi setelah dilakukan debriefing bersama seluruh unsur potensi SAR yang terlibat.

Rizky menceritakam, insiden nahas tersebut bermula ketika korban bersama tiga orang rekannya sedang beraktivitas berenang di perairan Pantai Pasir Putih Lippo Carita, Selasa 18 Agustus 2026 siang. Ketika asyik berenang, mereka tiba-tiba diterjang arus laut yang kuat hingga menyeret para korban ke tengah.

"Korban bersama tiga orang temannya sedang berenang. Saat berenang, mereka terbawa arus. Dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan korban terseret arus dan tenggelam," ujarnya Rizky.

Menerima laporan musibah tersebut dari keluarga korban, Unit Siaga SAR Pandeglang langsung mengerahkan personel rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran awal. Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan yang terdiri atas Basarnas, Polsek Carita, Polairud Polres Pandeglang, Lanal Banten, KPLP, Balawista Carita, relawan, serta masyarakat setempat.

Basarnas Banten kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh wisatawan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Pengunjung diminta untuk selalu mematuhi rambu peringatan serta arahan petugas keselamatan guna menghindari potensi bahaya arus laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....