Pelebaran Jalan Bojonegara Tunggu Detail Engineering Design
- 18 Agt 2026 13:23 WIB
- Banten
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Banten sedang menunggu Detail Engineering Design (DED) untuk penanganan Jalan Bojonegara, sesuai pernyataan Gubernur Andra Soni pada 17 Agustus 2026.
- DED akan menentukan teknis pelebaran Jalan Bojonegara menjadi empat lajur dan analisis kebutuhan biaya serta lahan yang diperlukan.
- Kajian Detail Engineering Design merupakan tahap penting sebelum pelaksanaan proyek infrastruktur Jalan Bojonegara di Banten.
RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten masih menunggu Detail Engineering Design atau DED untuk penanganan Jalan Bojonegara. Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Senin 17 Agustus 2026.
DED diperlukan untuk menentukan teknis pelebaran jalan menjadi empat lajur. Selain itu, kajian tersebut akan menentukan kebutuhan biaya dan lahan.
Andra Soni mengatakan, penanganan Jalan Bojonegara melibatkan kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Pemprov Banten terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan rencana penanganan jalan dapat berjalan sesuai kewenangan. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum juga telah meninjau langsung kondisi jalan tersebut.
“Kami tinggal menunggu DED-nya, nanti dari DED itu akan ketahuan pelebaran empat lajur ini memerlukan biaya berapa, memerlukan lahan berapa, kemudian lahannya milik siapa saja,” kata Andra Soni.
Menurut dia, koordinasi teknis antara Pemprov Banten dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum terus dilakukan. Pemerintah pusat melalui jajaran terkait juga telah melakukan peninjauan kondisi Jalan Bojonegara.
"Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya menentukan kebutuhan penanganan jalan. Pemprov Banten akan menindaklanjuti hasil kajian teknis yang telah dilakukan," ucap dia.
Rencana pelebaran jalan menjadi empat lajur diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kelancaran arus kendaraan. Kebutuhan pelebaran akan disesuaikan dengan kondisi teknis dan ketersediaan lahan.
"Kami berharap proses kajian dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, rencana penanganan Jalan Bojonegara dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....