Penerima Bantuan Pangan di Lebak Naik Jadi 220 Ribu KK

  • 16 Agt 2026 11:41 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Lebak meningkat menjadi 220.428 KK pada 2026, naik hampir 20 persen dari data awal.
  • Penambahan sebanyak 36.675 KK baru masuk dalam daftar penerima manfaat tahun 2026 setelah pemutakhiran data.
  • Data pemutakhiran terbaru menunjukkan peningkatan signifikan dari kuota awal 183.753 KK menjadi 220.428 KK penerima bantuan pangan.

RRI.CO.ID, Lebak - Jumlah keluarga penerima bantuan pangan (PBP) dari pemerintah di Kabupaten Lebak melonjak signifikan pada 2026. Angkanya naik hampir 20 persen jika dibandingkan dengan basis data penerima manfaat yang dicatat sebelumnya.

Berdasarkan data pemutakhiran terbaru, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Lebak kini menembus 220.428 Kepala Keluarga (KK). Padahal dalam pendataan awal, kuota penerima hanya tercatat sebanyak 183.753 KK. Artinya, ada penambahan sebanyak 36.675 KK yang baru masuk dalam daftar penerima manfaat tahun ini.

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menjelaskan lonjakan angka penerima ini dipicu oleh kebijakan perluasan desil kemiskinan dari pemerintah pusat. Perubahan kriteria tersebut membuat cakupan warga yang berhak menerima jaring pengaman sosial jadi lebih lebar dari sebelumnya.

"Pertambahan ini terjadi karena adanya pertambahan desil dari pemerintah pusat. Begitu desil diperluas, warga yang masuk dalam kriteria penerima otomatis ikut bertambah banyak," ujar Amir Hamzah di Lebak, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Amir menambahkan, perubahan data ini merespons kondisi sosial ekonomi warga di lapangan yang butuh topangan pasokan pangan. Ia pun mengingatkan dinas terkait untuk terus memperbarui data secara berkala agar tidak ada warga kurang mampu yang luput dari penyaluran.

"Kita ingin data ini terus disisir dan diperbarui secara real time. Jangan sampai ada warga yang secara kondisi riil sangat butuh bantuan, tapi malah terlewat cuma gara-gara masalah administrasi data," kata Amir.

Adanya lonjakan puluhan ribu KK ini otomatis mengubah skema dan kuota penyaluran logistik di lapangan. Pihak Perum Bulog Cabang Lebak mengaku sudah menerima pemutakhiran data tersebut dan siap menyesuaikan pasokan beras ke desa-desa.

Pimpinan Cabang Bulog Lebak, Muhammad Syaukani, membenarkan adanya kenaikan alokasi bantuan pangan yang cukup besar untuk wilayah kerja Kabupaten Lebak.

"Pada data awal memang terdapat 183.753 keluarga yang tercatat. Tapi berdasarkan data penyesuaian terbaru yang kami terima, angkanya meningkat menjadi 220.428 kepala keluarga. Ada selisih kenaikan 36.675 KK," ucap Syaukani.

Syaukani memastikan stok beras di gudang Bulog saat ini dalam posisi aman untuk mencukupi lonjakan permintaan tersebut. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa agar proses distribusi bantuan pangan berjalan lancar tanpa memicu desakan di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....