Paskibraka Pandeglang Jalani Pembinaan Fisik dan Mental
- 11 Agt 2026 05:48 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pembentukan anggota Paskibraka Kabupaten Pandeglang 2026 tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan fisik dan baris-berbaris. Selama menjalani pemusatan latihan, para putra-putri terpilih juga mendapatkan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, kepemimpinan hingga pembinaan mental sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas pada upacara 17 Agustus 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, Muklis Arifin, mengatakan program Paskibraka diarahkan untuk membentuk kader pemuda yang berkarakter Pancasila, tangguh secara fisik dan mental, serta memiliki tanggung jawab. Para anggota juga dipersiapkan agar mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka.
"Yang terpenting adalah belajar tentang kepemimpinan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter. Itu yang kita harapkan calon Paskibraka ini adalah calon-calon pemimpin kita di masa depan," katanya dalam dialog Banten Menyapa RRI Banten, Senin, 10 Agustus 2026.
Pembinaan mental dilakukan melalui berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan antaranggota. Selama masa karantina, mereka tidur, makan, dan berlatih bersama tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi. Pola tersebut diharapkan dapat memperkuat persaudaraan sekaligus membentuk sikap saling bekerja sama.
Pembinaan juga mencakup materi wawasan kebangsaan, kepemimpinan, etika dan budaya, serta kegiatan kerohanian. Para anggota diberikan pemahaman mengenai Pancasila sebagai dasar negara, pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, sejarah kemerdekaan, serta filosofi Paskibraka.
Dari sisi kesehatan, Kesbangpol Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk memastikan kondisi para anggota tetap terpantau selama menjalani latihan. Ambulans disiapkan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan, sementara untuk kebutuhan perawatan yang lebih serius telah disiapkan kerja sama dengan RSUD Berkah.
Pemantauan kesehatan dilakukan secara periodik. Para anggota juga mendapatkan vitamin serta makanan tiga kali sehari dengan kandungan gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka selama mengikuti latihan. Tim pelatih yang terdiri dari unsur PPI, Duta Pancasila, TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan turut melakukan evaluasi setelah latihan untuk mengetahui kekurangan dan perkembangan masing-masing anggota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....