HUT ke-19, Gubernur Dorong Kota Serang Jadi Pusat Ekonomi Baru Banten

  • 11 Agt 2026 08:24 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Gubernur Banten Andra Soni menekankan Kota Serang harus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, bukan hanya pusat perkantoran dan administrasi pemerintahan.
  • Kota Serang di usia 19 tahun diharapkan menjadi kota yang nyaman dihuni dan terbebas dari persoalan klasik seperti banjir dan penumpukan sampah.
  • Arahan tersebut disampaikan Gubernur Andra Soni dalam rapat paripurna DPRD Kota Serang pada Senin, 10 Agustus 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kota Serang.

RRI.CO.ID, Serang - Kota Serang diminta tak sekadar tampil sebagai pusat perkantoran dan administrasi pemerintahan. Di usianya yang menginjak 19 tahun, Kota Serang harus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang nyaman dihuni dan terbebas dari persoalan klasik seperti banjir dan sampah.

Hal itu ditekankan Gubernur Banten, Andra Soni, saat memberikan arahan dalam rapat paripurna DPRD Kota Serang memperingati HUT ke-19 Kota Serang, Senin, 10 Agustus 2026.

Andra menyebut sinergi antara Pemprov Banten dan Pemkot Serang terus ditingkatkan, mulai dari proyek pelebaran Jalan Sempu–Boru, penataan kawasan Sport Center, hingga revitalisasi Alun-Alun Kota Serang.

"Kota Serang harus jadi ibu kota yang hidup secara ekonomi, kuat secara sosial, dan nyaman bagi warganya. Ia harus siap jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Banten," ujar Andra Soni.

"Ibu kota itu ibarat etalase. Kalau etalasenya tertata rapi, investor dan wisatawan bakal datang sendiri. Kita punya sejarah besar Kesultanan Banten yang kuat, tinggal bagaimana kita padukan dengan pembangunan modern," ucapnya.

Andra secara khusus juga memuji langkah Pemkot Serang yang mulai memoles Alun-Alun Kota Serang agar lebih ramah warga dan dapat menggerakkan UMKM lokal.

"Alun-alun Kota Serang akan jadi landmark baru sekaligus etalase Provinsi Banten. Ruang publik yang hidup pasti memicu pergerakan sektor kuliner, ekonomi kreatif, sampai jasa," tutur Andra.

Dalam kesempatan sama, Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengklaim tren pembangunan di wilayahnya menunjukkan grafik positif. Pada 2026, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Serang menyentuh angka 77,50 dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,20 persen.

Selain itu, angka kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 5,51 persen, sementara PDRB per kapita naik di kisaran Rp6 juta per tahun. Budi tak menampik bahwa tumpuan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Serang tak lepas dari suntikan dana dan dukungan Pemprov Banten.

"Banyak pembangunan di Kota Serang ini berjalan berkat dukungan penuh dari Provinsi Banten. Saya dan Pak Wakil Wali Kota merasa sangat terbantu. Semangat Kota Serang Madani, maju, dan berbudaya ini tidak bisa dipikul sendiri. Penanganan sampah, banjir, dan perbaikan sekolah tetap jadi fokus utama kami ke depan," kata Budi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....