Ratusan Hektare Sawah di Pandeglang Terdampak Kekeringan
- 07 Agt 2026 18:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Ratusan hektare lahan sawah di Kabupaten Pandeglang mengalami dampak kekeringan akibat bencana hidrometeorologis selama musim tanam tahun 2026. Berdasarkan hasil pengamatan petugas lapangan, sebaran kekeringan telah meluas ke puluhan desa yang tersebar di belasan kecamatan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nuridawati, menyatakan hasil inventarisasi mencatat total luas lahan terdampak mencapai ratusan hektare. Adapun tingkat kerusakan tanaman padi bervariasi mulai dari kategori ringan, sedang, berat, hingga mengalami pusaka atau gagal panen.
"Dampak kekeringan pada lahan sawah sudah dapat diinventarisir berdasarkan tingkat kerusakan dengan perincian kategori ringan seluas tujuh ratus tiga puluh delapan hektare dan sedang lima puluh hektare. Kategori berat tercatat tujuh belas hektare serta lahan puso seluas tiga hektare dengan total keseluruhan mencapai delapan ratus delapan hektare per dua Agustus dua puluh enam," ujar Nuridawati, Jumat 7 Agustus 2026.
Ia merinci sebaran wilayah terdampak kekeringan mencakup 17 kecamatan di antaranya Munjul, Angsana, Sindangresmi, Cikeusik, Cigeulis, Picung, Patia, Labuan, serta Sukaresmi. Adapun wilayah lain yang turut mengalami dampak meliputi Pagelaran, Menes, Cikedal, Cipucang, Panimbang, Carita, Jiput, hingga Kecamatan Cadasari.
Menurutnya tanaman padi yang mengalami kekeringan tersebut memiliki usia bervariasi antara sepuluh hingga 88 hari setelah tanam. Berbagai jenis varietas yang dibudidayakan petani di wilayah terdampak meliputi Inpari tiga puluh dua, M tujuh puluh D, serta varietas Ciherang.
Pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait terus melakukan pemantauan berkala guna memvalidasi data perkembangan kondisi di lapangan. Upaya mitigasi lanjutan disiapkan untuk meminimalisir kerugian petani serta mengamankan ketersediaan produksi pangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....