Evaluasi MTQ, Pemkab Lebak Perkuat Pembinaan Kafilah

  • 07 Agt 2026 09:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Kawasan Agrowisata Cikapek, Leuwidamar, Kamis, 6 Agustus 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, bersama jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Lebak, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan.

Kegiatan ini bertujuan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MTQ XXII Tingkat Provinsi Banten sekaligus menyusun strategi peningkatan prestasi Kabupaten Lebak pada ajang MTQ mendatang. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menegaskan evaluasi merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan MTQ dan sistem pembinaan peserta.

Setiap hasil evaluasi harus menjadi dasar untuk memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari pembinaan kafilah hingga koordinasi antarlembaga. Wabup mengatakan keberhasilan sebuah pelaksanaan MTQ tidak hanya diukur dari capaian prestasi, tetapi juga dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Evaluasi ini bukan untuk mencari kekurangan, tetapi menjadi langkah bersama dalam memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan MTQ agar ke depan semakin berkualitas serta mampu meningkatkan prestasi Kabupaten Lebak di berbagai jenjang kompetisi," ujar Amir Hamzah.

Amir Hamzah menilai sinergi seluruh pihak memiliki peran penting dalam mewujudkan target peningkatan prestasi Kabupaten Lebak pada tingkat provinsi maupun nasional. Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat terus memberikan dukungan terhadap program pembinaan yang dijalankan oleh LPTQ Kabupaten Lebak.

Pembinaan peserta MTQ dinilai tidak boleh dilakukan hanya menjelang perlombaan, tetapi harus dilaksanakan secara terencana sepanjang tahun. "Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kita berharap lahir generasi Qur'ani yang unggul, berprestasi, serta memiliki akhlak mulia," kata Amir Hamzah.

Keberhasilan pembinaan akan berdampak besar terhadap kualitas kafilah yang akan mewakili Kabupaten Lebak pada berbagai ajang MTQ. Ketua Umum LPTQ Kabupaten Lebak, Alkadri, dalam kesempatan yang sama mengajak seluruh pengurus LPTQ untuk semakin memperkuat kolaborasi.

Dia mengatakan, keberhasilan meraih prestasi tidak dapat dicapai tanpa kerja sama yang solid dari seluruh pihak yang terlibat. Perangkat daerah, para pembina, pelatih, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan peserta.

"Kami mengajak seluruh pengurus LPTQ, perangkat daerah, dan semua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi demi mempersiapkan kafilah Kabupaten Lebak yang lebih berkualitas pada MTQ mendatang," ujar Alkadri.

Ia menegaskan, sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam meningkatkan daya saing Kabupaten Lebak di tingkat Provinsi Banten maupun tingkat nasional. Rapat evaluasi tersebut juga membahas sejumlah masukan dari berbagai unsur terkait pelaksanaan MTQ XXII Tingkat Provinsi Banten.

Berbagai aspek yang dievaluasi meliputi kesiapan administrasi, pembinaan peserta, pelaksanaan lomba, hingga koordinasi antarpanitia. Seluruh masukan yang disampaikan dalam rapat diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan penyelenggaraan MTQ pada masa mendatang.

Evaluasi secara berkala menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas pembinaan dan meningkatkan prestasi daerah. Melalui forum tersebut, seluruh peserta rapat didorong untuk menyusun program pembinaan yang lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan.

Dengan pembinaan yang konsisten, Kabupaten Lebak optimistis mampu melahirkan qori dan qoriah yang berprestasi sekaligus menjadi generasi Qur'ani yang membanggakan. Hasil rapat koordinasi dan evaluasi ini akan menjadi pijakan dalam menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ serta prestasi Kafilah Kabupaten Lebak pada tahun-tahun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....