Rawan Bencana, SDN Pasauran 1 Dapat Hibah Alat Deteksi Gempa
- 30 Jul 2026 18:48 WIB
- Banten
Poin Utama
- SDN Pasauran 1 di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, telah menerima alat Early Warning System (EWS) untuk sistem peringatan dini gempa bumi.
- Alat ini merupakan hasil hibah kolaborasi antara tim Pengabdian kepada Masyarakat FMIPA Universitas Indonesia, PT TOA Indonesia, dan BPBD Kabupaten Serang.
- Penyerahan alat disertai dengan simulasi evakuasi kebencanaan untuk para siswa sebagai bagian dari edukasi mitigasi bencana.
RRI.CO.ID, Serang - SDN Pasauran 1 di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, kini dilengkapi alat Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini gempa bumi. Perangkat ini merupakan hibah dari tim Pengabdian kepada Masyarakat FMIPA Universitas Indonesia (UI) bersama PT TOA Indonesia dan BPBD Kabupaten Serang, Kamis, 30 Juli 2026.
Penyerahan alat dilakukan secara simbolis oleh Brand & Community Manager TOA Indonesia, Clara Dinny, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, dan Kepala SDN Pasauran 1, Gun Gun Guntara. Acara diselingi dengan simulasi evakuasi kebencanaan bagi para siswa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengapresiasi langkah kolaboratif ini. Menurutnya, alat EWS yang dipasang bahkan punya potensi untuk dikembangkan menjadi pendeteksi tsunami hingga banjir.
"Ini bentuk kepedulian nyata dari PT TOA lewat program CSR yang digandeng dengan Pengmas FMIPA UI. Bantuan ini penting buat pengurangan risiko bencana di wilayah Serang," kata Ajat.
Ajat menambahkan, bantuan tidak cuma berhenti di pengadaan unit EWS. Pihaknya bersama tim UI juga memberikan pelatihan teknis kepada para guru dan murid agar paham cara merespons saat sirine peringatan berbunyi.
Pengajar Geologi FMIPA UI, Twin Hosea Widodo Kristyanto mengungkapkan, pemilihan SDN Pasauran 1 merupakan kelanjutan dari program edukasi bencana yang sempat digarap UI di Desa Umbul Tanjung pada 2024 lalu.
Dari hasil tes awal (pretest), mayoritas siswa awalnya belum paham tindakan yang harus diambil saat gempa menguncang. Namun usai diberi materi dan diajak simulasi, anak-anak tampak antusias dan mengerti alur penyelamatan diri.
Sementara Brand & Community Manager PT TOA Indonesia, Clara Dinny menyebut, hibah EWS ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk menumbuhkan budaya sadar bencana sejak dini.
BPBD berharap sinergi ini bisa terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain di kawasan rawan bencana, sehingga pemahaman mitigasi yang didapat siswa bisa disebarluaskan ke keluarga mereka di rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....