Tiga Ruang Kelas Rusak, Pembelajaran di SDN Padahayu 2 Pandeglang Terganggu
- 23 Jul 2026 12:54 WIB
- Banten
Poin Utama
- SDN Padahayu 2 di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang mengalami kerusakan berat pada tiga ruang kelas akibat usia bangunan dan faktor cuaca.
- Kerusakan infrastruktur ini telah berlangsung selama enam tahun terakhir dan mulai mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar.
- Pihak sekolah terpaksa mengalihfungsikan ruang guru menjadi ruang kelas untuk siswa kelas VI akibat keterbatasan ruang kelas yang layak pakai.
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padahayu 2 di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, memprihatinkan akibat mengalami kerusakan berat pada tiga ruang kelas. Kerusakan yang disebabkan oleh faktor usia bangunan dan cuaca ini telah berlangsung lama dan kini mulai mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Kepala SDN Padahayu 2, Tedi Rustandi mengungkapkan, persoalan kerusakan infrastruktur ini sudah terjadi kurang lebih selama enam tahun terakhir. Akibat keterbatasan ruang kelas yang layak, pihak sekolah terpaksa memutar otak dengan mengalihfungsikan satu ruang guru menjadi ruang belajar bagi siswa kelas VI demi menjaga aktivitas akademik tetap berjalan.
"Jelas pasti mengganggu, apalagi kalau saat musim hujan. Atapnya bocor dan mau gak mau siswa harus dipindahkan ke ruang kelas lain yang kondisinya masih layak," ujar Tedi, Kamis, 23 Juli 2026.
Pihak sekolah sebenarnya telah berulang kali mengajukan perbaikan secara resmi kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait. Namun, hingga saat ini realisasi pembangunan fisik yang dinantikan belum juga kunjung tiba, sehingga para siswa dan guru harus terus bersabar menghadapi situasi belajar yang serba terbatas.
Tedi menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pihak sekolah sebenarnya sudah masuk ke dalam daftar perencanaan revitalisasi. Kendati demikian, realisasi tersebut diduga masih harus tertunda lantaran menunggu antrean anggaran dari pemerintah daerah.
"Katanya SDN Padahayu 2 ini sudah masuk di list revitalisasi, cuma mungkin karena masih nunggu antrian atau gimana gitu saya juga kurang tahu," ujarnya.
Meski dihadapkan pada ancaman bangunan yang rapuh dan potensi bahaya saat cuaca buruk, para siswa tetap menunjukkan semangat tinggi untuk mengikuti kegiatan belajar setiap harinya. Suasana kelas yang tidak ideal menuntut pihak sekolah dan para murid untuk beradaptasi dengan kondisi sarana dan prasarana yang ada.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak sekolah sangat mengharapkan adanya perhatian dan langkah cepat dari pemerintah daerah. Intervensi melalui program rehabilitasi total dinilainya mendesak agar rasa aman dan kenyamanan peserta didik kembali terjamin selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung.
"Harapannya saya mohon agar pengen segera dibangun saja, agar kita dapat ruang kelas yang lebih baik. Supaya anak-anak juga belajarnya bisa nyaman dan aman," kata Tedi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....