Gedung Perpustakaan Ambruk dan Enam Rombel Rusak di SDN Surakarta 2

  • 11 Mei 2026 16:58 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Kondisi bangunan di SD Negeri Surakarta 2 di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, kian mengkhawatirkan setelah gedung perpustakaan sekolah tersebut dilaporkan ambruk total. Selain fasilitas perpustakaan yang hancur, sebanyak enam ruang kelas lainnya kini berada dalam kondisi rusak berat akibat struktur atap yang sudah lapuk dimakan usia.

Salah seorang Guru di sekolah tersebut, Jumriadi, mengungkapkan insiden ambruknya perpustakaan terjadi pada rentang waktu September hingga Oktober saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Beruntung, saat peristiwa terjadi, seluruh siswa dan guru sedang melaksanakan upacara bendera di lapangan sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka.

Namun Ia mengatakan hingga saat ini belum ada upaya perbaikan baik dari sekolah maupun dinas terkait, puing-puing material hingga kini masih berserakan disekitar sekolah. "Perpustakaan itu ambruk sekitar September atau Oktober saat hujan deras. Kebetulan tidak ada korban karena robohnya ke dalam dan posisi kami sedang upacara bendera," ujar Jumriadi, Senin 11 Mei 2026.

Selain perpustakaan, menurutnya ancaman nyata kini mengintai enam ruang kelas atau rombongan belajar (rombel) yang digunakan oleh 135 siswa setiap harinya. Struktur atap gedung utama dinilainya sudah tidak layak karena kayu penyangganya mulai rapuh dan riskan terjatuh sewaktu-waktu.

Meskipun dinding bangunan terlihat masih kokoh, Ia menyebut bagian atas sekolah memerlukan rehabilitasi total guna menjamin keselamatan warga sekolah dari risiko kecelakaan bangunan. Jumriadi mengatakan aktivitas belajar mengajar hingga saat ini tetap berjalan normal meski dilakukan di bawah bayang-bayang atap gedung yang lapuk.

Keterbatasan ruang membuat pihak sekolah tidak memiliki pilihan lain selain tetap memanfaatkan kelas yang tersedia guna mengejar target kurikulum. "Enam lokal kelas ini atapnya sudah lama dan harus rehab total karena sangat riskan. Kami masih menggunakan kelas tapi ada kekhawatiran kalau musim hujan tinggi, takut atapnya tidak kuat," ucapnya.

Harapan besar Ia gantungkan pada percepatan pembangunan kembali gedung sekolah guna menghindari jatuhnya korban di masa mendatang. Pihak sekolah mendesak agar usulan perbaikan segera direalisasikan menjadi program kerja nyata pada tahun anggaran berjalan.

Ia menilai keamanan lingkungan sekolah menjadi kunci utama bagi para guru dalam menjalankan tugas mencerdaskan generasi bangsa di Kecamatan Pagelaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....