Universitas Al-Khairiyah Bekali Warga Pulau Merak Besar Digital Marketing

  • 21 Jul 2026 13:20 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Al-Khairiyah Cilegon menjalankan program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan daya saing wisata Pulau Merak Besar melalui pelatihan digital marketing.
  • Pelatihan mencakup strategi pemasaran media sosial, teknik pembuatan konten menarik, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk promosi destinasi wisata.
  • Program ini melibatkan puluhan warga, pelaku wisata, tokoh masyarakat, dan mahasiswa yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan dan promosi wisata di pulau tersebut.

RRI.CO.ID, Cilegon - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Al-Khairiyah (Unival) Cilegon membekali masyarakat Pulau Merak Besar dengan keterampilan digital marketing guna meningkatkan daya saing destinasi wisata. Kegiatan tersebut dikemas dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema "Pemanfaatan Digital Marketing dalam Meningkatkan Pengelolaan dan Daya Saing Wisata Pulau Merak Besar" yang berlangsung di Lingkungan Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Sabtu, 18 Juli 2026 lalu.

Puluhan warga, pelaku wisata, tokoh masyarakat, serta mahasiswa mengikuti pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi wisata. Peserta memperoleh materi mengenai strategi pemasaran melalui media sosial, teknik membuat konten yang menarik, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung promosi destinasi wisata.

Dosen Bisnis Digital FEB Unival, Ihsan Amrullah mengatakan, perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi wisata tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

"Pulau Merak Besar memiliki potensi wisata yang sangat besar. Tantangan utamanya bukan lagi sekadar memiliki destinasi yang menarik, tetapi bagaimana destinasi tersebut mudah ditemukan dan dikenal masyarakat luas melalui platform digital. Karena itu kami mengenalkan strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, hingga penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) agar masyarakat mampu membuat konten promosi yang lebih kreatif dan menarik," ujar Ihsan.

Menurutnya, setiap masyarakat kini dapat menjadi agen promosi wisata dengan memanfaatkan telepon genggam yang dimiliki untuk menghasilkan foto, video, maupun cerita mengenai potensi Pulau Merak Besar.

"Jika dilakukan secara konsisten, promosi digital akan meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Harapan kami, masyarakat semakin mandiri memanfaatkan teknologi sehingga promosi wisata dapat terus berjalan secara berkelanjutan," katanya.

Selain pelatihan digital marketing, tim PKM FEB Unival juga menyerahkan bantuan tempat sampah organik dan nonorganik kepada masyarakat sebagai upaya mendukung kebersihan lingkungan destinasi wisata. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pengembangan wisata Pulau Merak Besar yang lebih maju, bersih, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....