Festival Ciomas Ngabring Dibuka dengan Menebar Ribuan Benih Ikan Nila
- 18 Jul 2026 18:28 WIB
- Banten
Poin Utama
- Festival Ciomas Ngabring 2026 diresmikan dengan penebaran 20 ribu benih ikan nila di Titik Nol Sungai Cibanten, Masigit, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang pada Sabtu 18 Juli 2026.
- Kegiatan penebaran benih ikan merupakan upaya strategis untuk menjaga kelestarian ekosistem Sungai Cibanten sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
- Festival Ciomas Ngabring berlangsung selama dua hari (18–19 Juli 2026) dengan menampilkan beragam kegiatan budaya dan kebersamaan yang merupakan inisiatif langsung dari masyarakat Kecamatan Ciomas.
RRI.CO.ID, Serang - Festival Ciomas Ngabring 2026 resmi dimulai dengan penebaran 20 ribu benih ikan nila di Titik Nol Sungai Cibanten, Masigit, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Sabtu 18 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Festival Ciomas Ngabring yang berlangsung pada 18–19 Juli 2026.
Penebaran benih ikan dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem Sungai Cibanten. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung program ketahanan pangan nasional. Festival ini merupakan inisiatif masyarakat Kecamatan Ciomas. Beragam kegiatan budaya dan kebersamaan turut disiapkan dalam festival tersebut.
"Hari ini saya hadir mewakili Ibu Bupati. Ini rangkaian pertama Festival Ciomas Ngabring, yaitu menebar 20 ribu bibit ikan nila di Sungai Cibanten sebagai simbol bahwa kita bersama-sama menjaga ekosistem air," kata Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas.
Ia mengatakan, penebaran benih ikan juga menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.
Najib juga mengapresiasi keterlibatan seluruh stakeholder dalam menyukseskan Festival Ciomas Ngabring. Menurutnya, kegiatan tersebut turut menggerakkan pelaku ekonomi kreatif lokal. Bahkan, kaos yang digunakan peserta diproduksi oleh pelaku usaha di Kecamatan Ciomas. Hal itu dinilai menjadi contoh pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara Camat Ciomas, Ugun Gumelar mengatakan, Festival Ciomas Ngabring bertujuan mempererat silaturahmi masyarakat dari 11 desa di Kecamatan Ciomas. Melalui festival tersebut, seluruh warga diajak memperkuat kebersamaan. Berbagai kegiatan budaya turut disiapkan selama pelaksanaan festival. Masyarakat juga dilibatkan secara aktif dalam setiap rangkaian acara.
| Baca juga: Ritual Golok Ciomas Perkuat Nilai Keimanan |
Selain penebaran benih ikan, festival dimeriahkan dengan tari silat kolosal Ngabring, pelepasan sekitar 150 balon udara, penerbangan 6.000 lampion, dan makan karedok bersama. Tari silat kolosal direncanakan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan usia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak gladi bersih yang telah digelar sebelumnya. Panitia memperkirakan lebih dari 5.000 warga akan memeriahkan puncak festival.
Festival Ciomas Ngabring diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat budaya lokal, menjaga lingkungan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan festival. Semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga melalui kegiatan ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....