Harga Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Cepat Berubah di Cilegon
- 09 Jul 2026 13:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menyebut cabai menjadi salah satu komoditas pangan yang paling cepat mengalami perubahan harga di pasaran. Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta lebih bijak dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Didin S. Maulana mengatakan, harga cabai dapat berubah dalam waktu singkat bergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di pasar. Karena itu, masyarakat perlu mengantisipasi fluktuasi harga komoditas tersebut.
"Yang paling cepat berubah itu cabai. Cabai ini memang kadang-kadang hari ini sekian, besok bisa berubah lagi. Makanya kami mengimbau masyarakat kalau bisa menanam cabai sendiri dengan sistem tabulampot," ujarnya dalam program Banten Menyapa RRI Banten, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurutnya, meski cabai menjadi komoditas yang paling sering mengalami perubahan harga, secara umum harga sejumlah bahan pangan di Kota Cilegon saat ini menunjukkan tren penurunan. Penurunan terjadi pada beberapa komoditas seperti cabai rawit merah dan telur.
Didin menjelaskan, harga cabai rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp50 ribu per kilogram. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan dari daerah penghasil.
"Faktor yang pertama mungkin sekarang bawang turun karena sedang musim panen. Petani bawang sekarang sedang panen raya. Kedua juga pengaruh dari SPPG, MBG sekarang libur sekolah, sehingga permintaan pasar agak berkurang sedangkan suplainya tinggi," katanya.
Selain melakukan pemantauan harga setiap hari di tiga pasar utama, Disperindag Kota Cilegon juga terus menyampaikan perkembangan harga melalui aplikasi Isagon. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memantau perubahan harga bahan pangan secara berkala.
Disperindag berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai sebagai salah satu upaya mengurangi dampak fluktuasi harga. Sementara itu, pemerintah tetap melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga pangan guna menjaga kestabilan pasokan di Kota Cilegon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....