Festival Bubur Suro di Desa Bandung Sukses Putar Roda Ekonomi

  • 25 Jun 2026 13:44 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Festival Bubur Suro di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang berjalan sukses. Acara tahunan untuk memperingati Hari Asyura 10 Muharam ini berhasil menyedot sekitar 1.500 pengunjung dan membuat Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, takjub dengan potensi ekonomi tersembunyi di desa tersebut.

Saat memantau langsung jalannya acara, Bupati Dewi mengaku kaget melihat geliat ekonomi dari stan UMKM dan produk ekonomi kreatif (ekraf) lokal yang dipamerkan warga. Menurutnya, perputaran uang dan kekompakan warga di Desa Bandung ini tergolong langka dan patut dicontoh wilayah lain.

"Ini baru pertama kali saya hadir, saya sangat kaget ternyata Desa Bandung banyak berliannya. Melalui kegiatan ini ekonomi bergerak, apalagi Desa Bandung memiliki banyak UMKM lokal yang sudah berjalan luar biasa," ungkap Dewi, Kamis (25/6/2026).

Dewi menilai, ramainya festival ini menjadi bukti nyata kalau pembinaan pemerintah desa kepada warganya berjalan sukses, terutama dalam menjaga situasi wilayah tetap rukun dan kondusif.

Keriuhan festival tahun ini memang terbilang komplet, mulai dari kirab budaya, pentas seni tradisional, hingga kompetisi memasak bubur suro. Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja menyebut, lomba memasak kali ini diikuti oleh perwakilan dari 8 RT serta melibatkan murid dari 2 Sekolah Dasar (SD) setempat.

Menurut Wahyu, festival ini sengaja dirawat rutin agar identitas Desa Bandung sebagai desa wisata budaya di Pandeglang makin kuat. Bubur suro sendiri dinilai punya makna mendalam sebagai simbol rasa syukur dan doa kebersamaan warga.

"Tahun ini kami mengangkat tema 'Melalui Tradisi Bukti Cinta untuk Negeri'. Tujuannya tentu untuk melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal agar tidak hilang digilas zaman," kata Wahyu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....