Edukasi Jadi Kunci Wujudkan Zero Waste
- 19 Jun 2026 08:09 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Forum Bank Sampah dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle) Kota Serang menilai edukasi masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kesadaran warga untuk memilah dan mengolah sampah dinilai lebih menentukan dibandingkan penambahan sarana semata.
Sekretaris Jenderal Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang, Ferry Kusumaharja, mengatakan berbagai fasilitas pengelolaan sampah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan perilaku masyarakat. Karena itu, edukasi terus dilakukan kepada warga, sekolah, dan komunitas.
Menurut Ferry, Forum Bank Sampah saat ini tengah mengembangkan konsep zero waste di sejumlah wilayah percontohan. Program tersebut bertujuan agar sampah yang dihasilkan masyarakat dapat diselesaikan di lingkungan masing-masing sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir.
"Dua lokasi yang menjadi percontohan berada di Kelurahan Unyur dan Kelurahan Serang. Di wilayah tersebut masyarakat mulai dibiasakan memilah sampah, mengolah sampah organik, serta memanfaatkan berbagai metode pengurangan residu," kata Ferry dalam program Ngobras bersama RRI Pro 1 Banten, Kamis, 18 Juni 2026.
Wakil Ketua Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang, Nana Heryatna, menambahkan edukasi dilakukan secara berjenjang. Forum terlebih dahulu membina pengelola bank sampah sebelum kemudian diteruskan kepada anggota dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Ia mengakui masih terdapat kendala berupa kebiasaan sebagian warga yang memilih langsung membuang sampah tanpa melakukan pemilahan. Namun berbagai pendekatan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah.
“Yang paling menentukan untuk bisa menciptakan Kota Serang yang bersih adalah masyarakatnya dulu. Bukan dari pemerintah. Pemerintah hanya sebagai fasilitator dan menyiapkan sarana prasarana,” ucap Nana.
Forum Bank Sampah dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle) Kota Serang berharap semakin banyak masyarakat, sekolah, perusahaan, dan komunitas yang terlibat dalam gerakan pengurangan sampah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung target Kota Serang yang lebih bersih sekaligus mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir setiap harinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....