FKUB Lebak Perkuat Pendidikan Toleransi Generasi Muda
- 16 Jun 2026 12:44 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak menegaskan pentingnya pendidikan toleransi bagi generasi muda sebagai upaya menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dinilai dapat menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan sikap saling menghormati sejak dini.
Ketua FKUB Kabupaten Lebak, Haerudin, mengatakan generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di masa depan. Karena itu, pembinaan terkait kerukunan umat beragama terus dilakukan melalui berbagai kegiatan dialog, sosialisasi, dan edukasi lintas agama.
Menurutnya, pendidikan toleransi perlu diberikan sejak usia sekolah agar anak-anak dan remaja memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah munculnya konflik sosial yang dipicu oleh perbedaan pandangan maupun keyakinan.
“Kita menanamkan benteng persatuan, benteng kesatuan, benteng tanggung jawab, dan nilai-nilai kerukunan sejak dini kepada anak-anak muda,” ujarnya dalam dialog Banten Menyapa RRI PRO 1 Banten, Selasa, 16 Juni 2026.
| Baca juga: Refleksi Muharam Perkuat Kerukunan Umat |
Ia menjelaskan FKUB Lebak memiliki berbagai program yang menyasar kalangan pelajar dan pemuda. Melalui dialog lintas agama dan kegiatan pembinaan, para generasi muda dibekali pemahaman mengenai toleransi budaya dan agama, perdamaian, serta pentingnya menjaga persatuan bangsa.
Haerudin menilai kurangnya pemahaman dan pengalaman sering kali menjadi penyebab munculnya sikap intoleran di kalangan masyarakat. Karena itu, pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan harus terus diperkuat agar generasi muda tidak mudah terpengaruh informasi maupun ajakan yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Kalau anak-anak muda sudah dibiasakan kepada hal-hal positif, insyaallah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang menjaga kerukunan dan perdamaian,” ujarnya.
Ia berharap semangat hijrah yang terkandung dalam Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai perubahan pribadi, tetapi juga menjadi dorongan bagi generasi muda untuk menjadi pelopor persatuan. Dengan bekal pemahaman toleransi yang kuat, mereka diharapkan mampu menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat yang beragam di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....