Dindikbud: Wisuda TPA Dorong Kemampuan Baca Tulis Al-Quran Anak
- 08 Jun 2026 09:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Wisuda Angkatan XXVI Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Serang Tahun 2026 yang digelar di Aula Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Minggu 7 Juni 2026, menjadi momentum memperkuat fondasi baca tulis Al-Quran bagi generasi muda. Kegiatan tersebut diikuti para santri yang telah menyelesaikan pendidikan Al-Quran.
Acara itu juga menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan santri dalam membaca dan menulis Al-Quran. Pemerintah daerah menilai pendidikan Al-Quran sejak dini penting untuk membangun karakter dan pemahaman keagamaan anak.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi mengatakan, pendidikan Al-Quran memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis Al-Quran harus menjadi bekal dasar bagi setiap anak.
Hal tersebut juga sejalan dengan berbagai program pendidikan keagamaan yang dijalankan pemerintah daerah. Karena itu, keberadaan TPA dinilai sangat membantu dalam meningkatkan literasi Al-Quran di masyarakat.
“Banten dikenal sebagai daerah santri dan memiliki banyak pesantren. Namun berdasarkan hasil penelitian, tingkat kegemaran membaca masyarakat masih rendah dan masih banyak yang belum bisa membaca tulisan Al-Quran. Karena itu keberadaan BKPRMI sangat penting untuk membantu meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Quran masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga menerapkan program pendidikan baca tulis Al-Quran melalui kegiatan Penguatan Pendidikan Quran (PPQ) di sekolah. Program tersebut bertujuan agar anak-anak memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis Al-Quran sejak dini.
Dia menegaskan, kemampuan tersebut tidak boleh hilang di tengah perkembangan zaman. Setiap anak setidaknya harus mampu membaca dan memahami dasar-dasar ajaran Al-Quran.
Aber menuturkan, fondasi pendidikan Al-Quran harus ditanamkan sejak jenjang PAUD, TK, SD, hingga pendidikan diniyah. Dengan dasar yang kuat, anak-anak akan lebih mudah mengembangkan pemahaman agama pada jenjang pendidikan berikutnya.
Ia menilai program yang dijalankan BKPRMI sangat mendukung kebijakan pemerintah daerah di bidang pendidikan keagamaan. Selain itu, lulusan TPA juga dapat memperoleh pengakuan yang bermanfaat untuk melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan agama tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan lembaga pendidikan. Peran keluarga, khususnya orang tua, sangat menentukan perkembangan anak dalam kehidupan sehari-hari.
"Oleh karena itu, dukungan dan pengawasan orang tua perlu terus ditingkatkan agar pendidikan yang diberikan di sekolah dapat berjalan optimal," ujar dia.
Aber juga mendorong terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara sekolah dan orang tua siswa. Ia mengimbau para guru dan kepala sekolah untuk tidak hanya mengundang orang tua ketika terdapat permasalahan tertentu.
"Komunikasi juga perlu dilakukan untuk menyampaikan perkembangan serta prestasi siswa secara berkala. Dengan demikian, orang tua dapat mengetahui kondisi anak dan turut berperan dalam mendukung proses pendidikannya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....