Bank Sampah Ciptakan Nilai Ekonomi Bagi Warga

  • 05 Jun 2026 13:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah dinilai mampu memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi warga. Konsep tersebut terus didorong Forum Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kota Serang sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular di tengah masyarakat.

Ketua Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang, Masrur Alawi mengatakan, sampah tidak seharusnya dipandang sebagai barang yang tidak bernilai. Dengan pengelolaan yang tepat, berbagai jenis sampah dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat ekonomi.

Menurutnya, salah satu potensi terbesar berasal dari sampah organik yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot. Selain mampu mengurangi volume sampah, budidaya tersebut juga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Nah, maggot ini adalah satu turunan dari larva tapi mengurai sampah dengan efektif. Jadi satu kilo sampah itu bisa diurai dengan minimal satu kilo juga dengan maggotnya,” ujarnya dalam program Spada Tik Talk bersama RRI Pro 2 Banten, Jumat, 5 Juni 2026.

Masrur menjelaskan, maggot yang telah memasuki masa panen dapat dijual atau dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan. Kondisi tersebut membuat pengelolaan sampah organik tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru. “Ketika maggot itu sudah masa panen, dia jadi uang,” ucapnya.

Selain sampah organik, masyarakat juga dapat memperoleh manfaat ekonomi dari sampah anorganik melalui program bank sampah. Sampah yang telah dipilah dapat ditabung dan memiliki nilai jual yang kemudian dikonversi menjadi tabungan.

Ia mengatakan beberapa bank sampah bahkan telah bekerja sama dengan lembaga keuangan sehingga hasil tabungan sampah dapat diubah menjadi tabungan emas. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat dalam mengelola sampah. Meski demikian, Masrur mengingatkan bahwa tujuan utama kegiatan bank sampah tetap untuk menyelesaikan persoalan lingkungan.

“Orientasi kita ini penanganan masalah sampah ataupun lingkungan dulu. Jadi kalau kita melakukan kebaikan, uang itu sebetulnya mengiringi dan mendatangi,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....