Masyarakat Diajak Kelola Sampah Mulai dari Rumah

  • 05 Jun 2026 13:53 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • bank sampah
  • Kota Serang
  • kelola sampah
  • TPS3R

RRI.CO.ID, Serang - Forum Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kota Serang, mengajak masyarakat untuk mulai mengelola sampah dari lingkungan rumah tangga sebagai langkah awal mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat. Upaya tersebut dinilai menjadi solusi paling efektif karena sampah berasal dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

Ketua Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang, Masrur Alawi mengatakan, sebagian besar sampah yang dihasilkan rumah tangga berasal dari sisa makanan atau food waste. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah tersebut dapat menimbulkan berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan.

“Paling banyak saat ini adalah food waste atau sisa makan. Ini sisa organik kalau diakumulasi satu rumah bisa mencapai sekitar 50 persen dari produksi sampah yang ada,” ujarnya dalam program Spada Tik Talk bersama RRI Pro 2 Banten, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurut Masrur, volume sampah organik yang cukup besar menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai metode sederhana seperti komposter rumah tangga, pembuatan eco enzyme, maupun budidaya maggot.

Ia menilai langkah tersebut dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Kalau sampah organik ini dikelola dari rumah, maka beban tempat pembuangan akhir akan jauh berkurang,” ucapnya.

Masrur menambahkan bahwa keterbatasan sumber daya pemerintah membuat partisipasi masyarakat menjadi sangat penting dalam penanganan sampah. Oleh karena itu, kesadaran kolektif perlu terus dibangun agar pengelolaan sampah menjadi budaya sehari-hari.

“Tenaga mereka, jumlah mereka, apakah bisa meng-cover untuk penanganan lingkungan di Kota Serang? Saya rasa belum cukup. Maka dari situ kepedulian masyarakat harus tumbuh,” katanya.

Menurutnya, persoalan sampah tidak akan selesai apabila masyarakat masih menganggap pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab pemerintah semata. Semua pihak harus terlibat, mulai dari rumah tangga, komunitas, hingga dunia usaha.

Masrur berharap, masyarakat semakin sadar pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah. Dengan langkah sederhana tersebut, lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat terwujud di Kota Serang serta menjadi warisan yang baik bagi generasi mendatang, ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....