Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan Berujung Maut di Cibaliung

  • 25 Mei 2026 12:10 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang bersama jajaran Polsek Cibaliung mengamankan tiga orang pria terduga pelaku penganiayaan berat. Insiden tersebut berawal dari seorang warga berinisial MH (43 tahun) meninggal dunia akibat luka fisik serius di Kampung Ciwangun, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang.

Polsek Cibaliung mengonfirmasi, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam 23 Mei 2026 dan sempat memicu perhatian besar dari warga sekitar. Korban yang berprofesi sebagai pekerja swasta tersebut sempat dievakuasi oleh masyarakat menuju puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan darurat, namun nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan hebat.

Kapolsek Cibaliung, AKP Asep Jamal, membenarkan adanya laporan mengenai dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Pihak kepolisian menerima pengaduan resmi dari masyarakat sesaat setelah persitiwa tersebut pecah di pemukiman warga.

"Kami menerima laporan pada hari Sabtu sekitar pukul 22.00 WIB mengenai terjadinya penganiayaan dan pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang. Terduga pelaku yang sudah diamankan berjumlah tiga orang dan langsung digeser ke Polres Pandeglang untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Asep Jamal, Senin 25 Mei 2026.

Berdasarkan data penyelidikan awal di lapangan, Ia mengatakan insiden ini dipicu oleh adanya konflik personal yang telah berlangsung lama antara korban dan terduga pelaku yang merupakan tetangganya sendiri. Ketegangan pribadi yang tidak kunjung terselesaikan tersebut disinyalir kembali memuncak setelah korban yang sempat berada di luar wilayah kembali ke kediamannya.

Pertemuan antara kedua belah pihak di lokasi kejadian berujung pada tindakan kekerasan fisik menggunakan senjata tajam. Akibat perimeter konflik tersebut, korban menderita sejumlah luka serius di area bahu kanan, punggung, jari telunjuk, serta mengalami luka memar di bagian wajah sebelum akhirnya tersungkur di area pemukiman.

Guna melengkapi berkas penyidikan teknis, jenazah korban telah dipindahkan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk menjalani pemeriksaan penunjang. Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Pandeglang masih melakukan pendalaman secara intensif guna mengungkap motif utama serta kronologi pasti di balik peristiwa tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....