Pemkot Serang Awasi Ketat Tender Revitalisasi Alun-alun Senilai Rp48,5 Miliar

  • 18 Mei 2026 15:10 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang — Penataan ulang kawasan Alun-alun Kota Serang memasuki tahap pelelangan dengan nilai proyek mencapai Rp48,5 miliar. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kini menunggu hasil evaluasi tender sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, proses pelelangan sempat mengalami penyesuaian setelah dilakukan kajian ulang terhadap dokumen perencanaan dan analisa upah pekerjaan.

“Sudah masuk tahap pelelangan setelah di-review lagi. Mudah-mudahan segera ada pemenang dan pembangunan Alun-alun Kota Serang bisa langsung dimulai,” ujar Budi, Senin, 18 Mei 2026.

Menurutnya, pemerintah menargetkan pekerjaan fisik dimulai bulan depan agar pembangunan dapat selesai pada Desember 2026. Penataan kawasan alun-alun menjadi salah satu proyek prioritas karena berkaitan dengan fasilitas publik dan wajah pusat Kota Serang.

Ia meminta proses penentuan pemenang tender dilakukan ketat agar perusahaan yang mengerjakan proyek benar-benar memiliki kemampuan teknis dan finansial.

“Yang penting pemenangnya bagus, sesuai aturan dan kompetisi. Jangan sampai yang menang tidak siap kerja,” katanya.

Budi juga memastikan proyek revitalisasi alun-alun mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri karena masuk kategori pembangunan strategis daerah. Pendampingan dilakukan mulai tahap perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan.

“Semua pembangunan strategis sekarang didampingi kejaksaan supaya prosedurnya berjalan baik,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, revisi perencanaan dilakukan untuk menyempurnakan konsep awal yang sebelumnya disusun Dinas Lingkungan Hidup.

Kajian ulang mencakup penyesuaian harga pekerjaan, analisa upah serta penyempurnaan desain agar tidak terjadi perubahan pekerjaan saat proyek berjalan.

“Kami ingin saat pelaksanaan nanti tidak ada perubahan pekerjaan di tengah jalan. Karena ini program unggulan dan strategis, maka perencanaannya harus benar-benar matang,” kata Iwan.

Ia mengungkapkan, jumlah peserta lelang diperkirakan mencapai hampir 50 perusahaan. Namun proses evaluasi sepenuhnya berada di bawah kewenangan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).

Revitalisasi Alun-alun Kota Serang akan dilakukan bertahap dengan fokus awal penyatuan kawasan Alun-alun Barat dan Alun-alun Timur. Dalam pengembangan berikutnya, pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang akan menghubungkan empat titik di sekitar kawasan pusat kota.

JPO tersebut dirancang untuk mempermudah akses pejalan kaki dari arah Jalan Ponegoro, kawasan pemerintahan hingga area alun-alun tanpa terganggu kepadatan lalu lintas di jalur utama Kota Serang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....