Masuk Lelang, Pemkot Serang Targetkan Alun-alun Mulai Mei Dikerjakan
- 06 Apr 2026 08:40 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Revitalisasi kawasan alun-alun Kota Serang mulai memasuki tahap lelang. Proyek dengan nilai sekitar Rp50 miliar itu ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu dekat. Kepala Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menyebut proses lelang tengah berjalan di Dinas Pekerjaan Umum. “Insyaallah ini sedang diproses untuk lelangnya di Dinas PU dan mudah-mudahan di April ini sudah bisa dilakukan pelaksanaan atau setamat-tamatnya di bulan Mei. Itu kurang lebih sekitar Rp50 miliar,” ujarnya, Senin, 6 April 2026.
Penataan dilakukan dengan menggabungkan alun-alun barat dan timur menjadi satu kawasan. Konsep ini menghapus pemisahan yang selama ini ada. “Itu semua dijadikan satu. Jadi, alun-alun barat atau alun-alun timur itu semua direvitalisasi dijadikan satu. Jadi nanti tidak ada lagi alun-alun barat atau alun-alun timur,” kata Wahyu.
Kawasan tersebut dirancang sebagai ruang publik yang lebih luas sekaligus ikon ibu kota Provinsi Banten. Pemanfaatannya diperluas agar dapat dinikmati masyarakat dari berbagai daerah. “Sebetulnya itu lebih diperluas lagi pemanfaatan ruang publiknya dan ditambah juga itu akan menjadi ikon untuk ibu kota Provinsi Banten. Bisa dinikmati tidak hanya untuk masyarakat Kota Serang, tetapi juga masyarakat di luar daerah,” ucapnya.
Menurut Wahyu, tahapan lelang ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Pengerjaan fisik diperkirakan dimulai pada Mei. Sejumlah fasilitas akan disiapkan di kawasan tersebut, mulai dari ruang bermain anak, ruang publik terbuka, area olahraga, hingga tempat upacara. Selain itu, akan dibangun tugu sebagai simbol Kota Serang. “Nanti kita pasang satu ikon yang menunjukkan Kota Serang terdiri dari ulama, umarah dan juga masyarakat, melalui tugu yang akan dibangun,” ujarnya.
Penataan juga mencakup perubahan pada fasilitas lama. Tugu yang ada saat ini direncanakan diganti dengan konsep baru. Gedung olahraga akan dipindahkan dan dimanfaatkan sebagai area parkir. Museum juga akan direlokasi dengan penyesuaian ke depan. “Kalau memang sepanjang itu bukan cagar budaya tidak menjadi persoalan untuk dilakukan penataan ulang,” katanya.
Ia menilai penataan ulang akan memberi manfaat lebih luas dari sisi estetika dan fungsi ruang kota. Kawasan alun-alun nantinya dibuat lebih terbuka dan lapang. Untuk parkir, sementara disiapkan lahan terbuka yang mampu menampung ratusan kendaraan. Pengembangan fasilitas parkir masih dimungkinkan ke depan.
Selama proses pembangunan berlangsung, aktivitas pelaku ekonomi kreatif akan dialihkan ke kawasan stadion. Pemerintah Kota Serang tengah berkoordinasi agar stadion dapat dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan sementara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....