Museum Banten Dorong Minat Generasi Muda
- 18 Mei 2026 09:34 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Balai Pelestarian Kebudayaan Banten Lama terus mendorong peningkatan minat generasi muda terhadap museum dan sejarah budaya daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program kreatif agar museum tidak lagi dipandang sebagai tempat membosankan, melainkan ruang edukasi sekaligus rekreasi.
Hal itu disampaikan Analis Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Balai Pelestarian Kebudayaan Banten Lama, Siti Rohani, dalam program Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Senin, 18 Mei 2026.
| Baca juga: BI Dorong UMKM Banten Naik Kelas |
Menurut Siti, tantangan terbesar pelestarian museum saat ini adalah rendahnya minat generasi muda untuk berkunjung ke museum. Ia menilai museum yang dikelola pemerintah umumnya memiliki tampilan lebih menarik dibanding museum keluarga atau yayasan.
“Tantangan terbesar bagi pelestarian museum tentunya adalah daya minat masyarakat terutama generasi muda untuk tertarik datang ke museum,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah saat ini menyediakan dukungan melalui Dana Alokasi Khusus kebudayaan serta Dana Indonesia Raya untuk membantu pengembangan museum agar lebih menarik bagi pengunjung. Menurutnya, pendekatan kreatif menjadi salah satu langkah penting dalam memperkenalkan museum kepada generasi muda. Salah satunya melalui workshop budaya, lomba vlog, hingga pembuatan konten digital bertema sejarah dan budaya Banten.
“Bisa melalui workshop, lomba membuat vlog, atau konten yang menarik agar generasi muda lebih tertarik terhadap museum,” katanya.
Siti menjelaskan, batik Banten juga dapat dijadikan media edukasi budaya karena memiliki nilai sejarah yang berasal dari ragam hias masa Kesultanan Banten. Selain itu, ia menilai perkembangan teknologi digital dapat membantu museum menjadi lebih interaktif. Beberapa mahasiswa bahkan telah membuat virtual guide dan virtual reality untuk memperkenalkan koleksi museum kepada masyarakat luas.
Menurutnya, museum harus mampu menghadirkan narasi yang menarik agar pengunjung merasa nyaman belajar sejarah. Ia berharap masyarakat mulai menjadikan museum sebagai destinasi wisata edukatif, bukan sekadar tempat penyimpanan benda kuno. “Museum adalah tempat rekreasi, tempat hiburan sekaligus belajar mengenal masa lalu dan diri sendiri,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....