Lowongan Industri Garmen di Sawah Luhur Kota Serang Tarik Ribuan Pelamar
- 12 Mei 2026 17:58 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Antusiasme warga terhadap pembukaan lowongan kerja pabrik garmen di kawasan Sawah Luhur, Kota Serang, terus membludak. Hingga hari terakhir penerimaan berkas, jumlah pelamar yang tercatat lebih dari 4.000 orang.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang menerima berkas lamaran untuk kebutuhan tenaga kerja PT Winda Industrial Indonesia yang berada di bawah naungan PT Jaya Dinasty Indonesia (JDI).
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kota Serang, Ratu Ani Nuraini mengatakan, formasi yang dibuka meliputi penerjemah Mandarin, staf data gudang, admin gudang, operator pria dan wanita, petugas keamanan, hingga cleaning service.
“Pendaftaran dibuka sejak 8 Mei dan hari ini terakhir sampai pukul 12.00 WIB. Pelamarnya mencapai 4.000 lebih” ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurutnya, posisi operator menjadi formasi yang paling banyak diminati pencari kerja. Seluruh berkas nantinya akan diserahkan langsung kepada pihak perusahaan.
Ratu Ani menjelaskan, Disnakertrans hanya memfasilitasi penerimaan berkas fisik karena perusahaan tersebut belum memiliki kantor operasional di Kota Serang.
“Mereka masih proses pembangunan, jadi meminta bantuan kepada Disnakertrans untuk memfasilitasi penerimaan berkas,” katanya.
Sementara Wali Kota Serang, Budi Rustandi menyebut, pembukaan lowongan kerja tersebut baru tahap awal. Dalam waktu dekat, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan kembali bertambah seiring masuknya tenant baru di kawasan industri PT Jaya Dinasty Indonesia (JDI).
“Ini baru pembukaan awal. Nanti ada tenant lain yang sementara menyewa gudang karena kebutuhannya mendesak. Mereka akan membuka sekitar 500 lowongan kerja untuk garmen,” ujarnya.
Selain itu, kawasan industri di Walantaka juga disebut akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru. Pemerintah Kota Serang saat ini tengah menyiapkan nota kesepahaman dengan investor terkait.
“Yang di Walantaka hampir 3.000 tenaga kerja. Ini perlu dukungan masyarakat karena warga memang membutuhkan lapangan pekerjaan,” katanya.
Budi berharap kesempatan kerja di Kota Serang dapat diprioritaskan bagi warga setempat, terutama lulusan sekolah dan masyarakat yang belum bekerja.
“Saya ingin warga Kota Serang bisa bekerja di kotanya sendiri. Kalau tinggal dan bekerja di Kota Serang dengan UMR yang ada, kebutuhan hidup lebih memungkinkan terpenuhi,” ucapnya.
Pemkot Serang juga menyiapkan pengawasan terhadap proses rekrutmen untuk mencegah praktik pungutan liar. Pemerintah bahkan akan membuka layanan pengaduan khusus terkait penerimaan tenaga kerja.
“Nanti akan dibuat hotline aduan. Jangan sampai ada pungli dalam proses rekrutmen,” kata Budi.
Selain pengawasan, Pemkot Serang juga menyiapkan peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) . Program tersebut diprioritaskan bagi warga putus sekolah dan pencari kerja yang membutuhkan pelatihan keterampilan.
Di lokasi penerimaan berkas, antrean pelamar sudah terlihat sejak pagi. Salah seorang pelamar berusia 23 tahun, warga Kasemen, Faijat mengaku datang sejak pukul 07.00 WIB untuk melamar posisi operator produksi di PT Winda Industrial Indonesia.
Ia mengatakan, sebelumnya bekerja sebagai kasir di sebuah butik dan mengetahui informasi lowongan kerja tersebut dari media sosial.
“Saya baru tahu informasinya, jadi langsung datang untuk daftar. Semoga bisa diterima dan dapat pekerjaan yang lebih baik,” ujarnya.
Faijat mengaku, telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi seperti CV, SKCK, KTP, ijazah, pas foto, hingga surat keterangan dokter. Meski harus mengantre cukup panjang selama beberapa jam, ia tetap optimistis bisa lolos seleksi.
“Antreannya lumayan panjang. Dari jam tujuh pagi sudah menunggu, katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....