Strategi Pemkab Serang Atasi Lama Sekolah Anak
- 04 Mei 2026 15:26 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Serang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data, rata-rata lama sekolah hanya mencapai 7,9 tahun. Angka tersebut setara dengan tingkat kelas 2 SMP atau MTs.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas menilai kondisi ini sebagai tantangan besar dalam dunia pendidikan. Dia menilai, kondisi ini menunjukkan masih banyak anak di Kabupaten Serang yang tidak melanjutkan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi.
Oleh karenanya, pemerintah daerah pun mendorong untuk memperluas akses pendidikan. Upaya peningkatan kualitas pembelajaran juga menjadi fokus utama. Selain itu, pemerataan fasilitas pendidikan dinilai sangat penting.
“Kami punya PR (Pekerjaan Rumah, red) panjang. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) angka lama sekolah di Kabupaten Serang mencapai 7,9 tahun. Berarti kelas 2 SMP atau MTs,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 4 Mei 2026.
Pemkab Serang berencana menambah Unit Sekolah Baru (USB) serta rombongan belajar (rombel). Selain itu, layanan pendidikan nonformal seperti paket A dan paket B juga akan diperluas. Program tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang tidak mengakses sekolah formal. Baik pemerintah maupun pihak swasta diharapkan dapat berkontribusi aktif.
Najib mengungkapkan, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab utama anak putus sekolah. Beban keluarga yang semakin berat membuat pendidikan sering kali terabaikan. Selain itu, kurangnya kepedulian orang tua juga menjadi faktor dominan. Hal ini memperparah rendahnya angka partisipasi pendidikan di daerah.
Ia juga menyoroti keterbatasan kuota sekolah negeri yang mendorong sebagian siswa beralih ke sekolah swasta. Namun, biaya pendidikan swasta yang relatif tinggi menjadi kendala tersendiri. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pilihan antara sekolah negeri dan swasta merupakan hak masing-masing orang tua. Pemerintah tetap memiliki tanggung jawab dalam memastikan akses pendidikan yang terjangkau.
Sebagai solusi, masyarakat didorong memanfaatkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk tetap melanjutkan pendidikan secara fleksibel. Jadwal belajar yang bisa dilakukan pada akhir pekan menjadi keunggulan tersendiri. Dengan langkah ini, diharapkan angka lama sekolah di Kabupaten Serang dapat meningkat secara bertahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....