BNPT Perkuat Ekonomi Desa di Pandeglang Melalui Produksi Paving Block

  • 23 Apr 2026 16:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, meresmikan kegiatan Kick Off Production paving block di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, pada Kamis 23 April 2026. Inisiatif ini memanfaatkan limbah sisa pembakaran batu bara atau Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari PLTU sebagai bahan baku utama guna memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mendukung program deradikalisasi berbasis kesejahteraan.

Ia mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran pada Desember 2025 yang melibatkan kolaborasi lintas sektor antara BNPT, PT PLN, dan Kementerian Desa. Melalui program Desa Siap Siaga, menurutnya pemerintah berupaya membangun ketahanan masyarakat dari pengaruh paham radikalisme dengan menciptakan ekosistem perekonomian yang produktif di tingkat desa.

"Kegiatan ini bukan hanya untuk menciptakan lapangan kerja, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun kemandirian masyarakat. Program Desa Siaga ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam RPJMN 2025-2026 mengenai sinergi pertahanan dan keamanan melalui pencegahan berbasis pembangunan dari desa," ujar Eddy, Kamis 23 April 2026.

Eddy menekankan, pengembangan ekonomi di wilayah Menes bertujuan ganda, yakni sebagai instrumen deteksi dini terhadap penyebaran paham radikal sekaligus pemacu pertumbuhan ekonomi lokal. Peresmian produksi ini ditandai secara simbolis dengan penyerahan paving block kepada konsumen pertama di wilayah Kecamatan Menes sebagai bukti kesiapan produk masuk ke pasar.

Ke depan, dia berharap produksi paving block berbahan FABA di Desa Muruy tersebut dapat memenuhi kebutuhan material pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang. Selain menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah industri, Ia memproyeksi program tersebut dapat membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar guna mewujudkan ketahanan wilayah yang lebih kokoh.

Dukungan teknis terhadap program ini diberikan sepenuhnya oleh PLTU 2 Labuan. Senior Manager PLTU 2 Labuan, Wisnu Kurniawan mengatakan penggunaan limbah FABA diklaim mampu meningkatkan kualitas material bangunan secara signifikan. Eddy mengatakan produk paving block yang dihasilkan telah mengantongi sertifikat grade A, yang menunjukkan ketahanan terhadap beban berat sehingga sangat layak digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan maupun fasilitas umum.

"Kami mendukung penuh program Desa Siaga ini. Limbah FABA dari PLTU sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produk hingga mencapai grade A, yang mampu menahan beban seberat 350 kilogram," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....