Hari Kartini 2026, Bupati Pandeglang Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan

  • 21 Apr 2026 12:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum bagi perempuan di Kabupaten Pandeglang untuk merefleksikan peran strategis mereka sebagai motor penggerak pembangunan. Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani menekankan bahwa sosok Kartini masa kini harus mampu bertransformasi menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor kehidupan.

Dalam peringatan yang digelar di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang pada Selasa 21 April 2026, Bupati Dewi menyatakan bahwa kapasitas perempuan saat ini telah melampaui peran tradisional. Menurutnya perempuan kini menempati posisi krusial, mulai dari birokrasi pemerintahan hingga pelayanan publik, yang menuntut profesionalisme serta integritas tinggi.

"Saat ini perempuan bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu berkontribusi aktif di berbagai bidang. Semangat Kartini harus terus diimplementasikan dalam bentuk karya nyata untuk bangsa," ujar Raden Dewi Setiani, Selasa 21 April 2026.

Bupati perempuan pertama di Pandeglang ini pun mendorong kaum perempuan untuk terus meningkatkan kompetensi diri, terutama dalam menjawab tantangan transformasi digital yang semakin dinamis. Ia berharap perempuan Pandeglang tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, mandiri, dan berani mengejar impian setinggi mungkin tanpa mengabaikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, peran ganda yang sering dijalankan perempuan, baik sebagai pilar keluarga maupun tenaga profesional di pemerintahan dan swasta, merupakan bukti ketangguhan yang patut diapresiasi. Semangat juang tersebut diharapkannha menjadi inspirasi untuk menciptakan tatanan sosial yang lebih maju dan berkeadilan di wilayah Pandeglang.

"Teruslah berkontribusi dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam melayani masyarakat. Jangan pernah takut untuk bermimpi dan teruslah bersinar demi masa depan negara yang lebih cerah," katanya.

Pelaksanaan upacara peringatan pada pagi hari tersebut dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Daerah, Nuriah, dengan petugas upacara yang didominasi oleh kaum perempuan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Pandeglang Asep Rahmat, jajaran Asisten Daerah, para kepala dinas, serta pimpinan organisasi wanita seperti GOW dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pandeglang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....