Pasar Rau Kembali Dapat Pasokan 15 Ribu Minyakita, Penjualan Mulai Stabil
- 18 Apr 2026 13:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Aktivitas jual beli minyak goreng di Pasar Rau, Kota Serang, kembali bergerak setelah pasokan Minyakita masuk ke lapak pedagang. Sebanyak 15 ribu liter disalurkan Perum Bulog Cabang Serang untuk menutup kekosongan yang sempat terjadi pasca-Lebaran.
Distribusi difokuskan kepada pedagang pengecer yang telah terdata dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Langkah ini dilakukan agar penyaluran lebih terarah dan tidak menumpuk pada pihak tertentu.
Kepala Bulog Cabang Serang, Eko Nugroho, menyebut penyaluran masih berlangsung bertahap sambil menyesuaikan ketersediaan stok di gudang.
“Kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, khususnya untuk pengecer yang sudah terdaftar,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Ia membuka kemungkinan penambahan volume distribusi jika pasokan memungkinkan, mengingat kebutuhan di pasaran masih cukup tinggi.
Di sisi lain, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten memastikan pasokan yang masuk langsung disalurkan ke pedagang untuk mempercepat pemulihan stok di pasar.
Kepala Disperindag Banten, Iwan Hermawan, mengatakan distribusi lanjutan akan kembali dilakukan dalam waktu dekat dengan jumlah lebih besar.
“Stok sudah kembali tersedia dan langsung kita dorong ke pengecer. Rencananya suplai akan berjalan rutin setiap minggu,” katanya.
| Baca juga: BPBD Pandeglang Salurkan Air Bersih |
Pendataan kebutuhan pedagang juga telah dilakukan untuk memastikan distribusi lebih merata, termasuk untuk wilayah Kota Serang dan Cilegon.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, menjelaskan kebutuhan minyak goreng di masyarakat meningkat seiring adanya program bantuan pangan.
“Setiap keluarga penerima manfaat bisa membutuhkan sekitar empat liter per bulan,” ujarnya.
Meski permintaan naik, kondisi pangan di wilayah Banten dinilai masih stabil dengan harga yang relatif terkendali.
Pedagang di Pasar Rau mulai merasakan dampak dari tambahan pasokan tersebut. Minyak goreng yang sebelumnya sulit diperoleh kini kembali tersedia di lapak.
Salah satu pedagang, Halilah, mengaku pasokan dari Bulog membantu menjaga kestabilan harga dan menarik kembali pembeli.
“Sekarang sudah ada barangnya lagi, jadi lebih mudah jualan. Pembeli juga banyak yang cari,” katanya.
Penyaluran yang dilakukan diharapkan terus berlanjut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang Iduladha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....