Ratusan Pelajar Pandeglang Jalani Seleksi Calon Paskibraka
- 17 Apr 2026 17:20 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Sebanyak 230 pelajar tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Pandeglang mengikuti tahapan seleksi akhir calon anggota Paskibraka tahun 2026 di tingkat kabupaten pada Jumat 17 April 2026 di Pendopo Bupati Pandeglang. Para peserta ini merupakan hasil penyaringan ketat dari hampir seribu pendaftar yang sebelumnya telah melewati seleksi wilayah pada awal Februari lalu. Rangkaian tes seleksi ini akan berjalan selama tiga hari sampai minggu 19 April 2026 untuk menguji ketahanan fisik, kecerdasan intelektual, hingga stabilitas kepribadian para calon pengibar bendera pusaka.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, Muklis Arifin, menjelaskan bahwa pelajar yang bertahan saat ini telah lolos verifikasi dokumen serta pengukuran tinggi badan yang menjadi syarat mutlak dalam regulasi terbaru. Menurutnya rangkaian yang akan berjalan selama tiga hari nantinya akan menjadi penentu bagi mereka untuk mengisi slot 50 personel Paskibraka yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah.
"Hari ini ada 230 peserta yang ikut setelah sebelumnya terseleksi dari hampir seribu pendaftar di wilayah. Mereka harus melewati tes TIU, TWK, kesehatan, kesamaptaan, hingga PBB yang berlangsung sampai hari Minggu," kata Muklis, Jumat 17 April 2026.
Ia menjelaskan jadwal seleksi hari pertama difokuskan pada pengujian mental dan wawasan melalui Tes TIU serta Tes Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan secara digital, dan dilanjut tes baris berbaris. Selanjutnya, pada hari kedua para pelajar ditantang melalui tes kebugaran atau samapta guna melihat stamina fisik mereka dalam menjalankan tugas lapangan yang berat.
Adapun pada hari terakhir seleksi akan ditutup dengan tes kepribadian untuk melihat kesiapan mental dan jiwa kepemimpinan para calon anggota. Penguji ingin memastikan bahwa mereka yang terpilih tidak hanya unggul secara fisik, namun juga memiliki integritas dan tanggung jawab tinggi.
"Sistem penilaiannya sangat kompetitif, siapa yang nilainya paling tinggi itulah yang lolos. Bakat dan keunggulan pribadi masing-masing peserta juga menjadi poin penilaian bagi tim seleksi kami," ucapnya.
Peserta yang mengikuti seleksi ini berada dalam rentang usia 15 hingga 18 tahun dengan latar belakang sekolah yang tersebar di wilayah perkotaan hingga pelosok kecamatan. Menurut Muklis keberagaman asal sekolah ini menunjukkan pemerataan minat generasi muda Pandeglang terhadap organisasi kepemudaan yang bersifat nasional.
Setelah seluruh nilai diakumulasi, panitia selanjutnya akan mengumumkan hasil seleksi secara transparan kepada seluruh sekolah pengirim. Muklis mengatakan proses pengumuman nantinya akan dilakukan secara bertahap sambil menunggu kepastian kuota bagi utusan daerah yang dikirim ke tingkat provinsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....