Kemenag Lebak Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

  • 16 Apr 2026 15:25 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Lebak
  • Legalisasi Aset Wakaf di Kabupaten Lebak

RRI.CO.ID, Lebak — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf, menggelar rapat koordinasi percepatan sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah pada Kamis, 16, April, 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Tekad Waras, Rangkasbitung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis dalam mempercepat legalisasi aset wakaf di Kabupaten Lebak. Sertifikasi dinilai penting guna memberikan kepastian hukum sekaligus mendukung tertib administrasi.

“Melalui kegiatan ini, kita berupaya mengamankan aset wakaf yang ada, sekaligus mendorong percepatan sertifikasi agar memiliki kekuatan hukum yang jelas,” ujar Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Lebak, Abdul Basit.

Kemenag menargetkan sedikitnya 300 sertifikat tanah wakaf dapat diterbitkan dalam program percepatan tersebut. Menurutnya, target ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menjaga keberlanjutan fungsi sosial dan keagamaan dari aset wakaf.

Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lebak, Ajrum Firdaus, menekankan pentingnya sertifikasi untuk menghindari potensi sengketa di masa depan. Ajrum juga menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 424 bidang tanah untuk disertifikasi dalam program tersebut.

Sertifikasi wakaf kata dia, merupakan langkah penting dalam menciptakan kepastian hukum serta tertib administrasi aset keagamaan. “Masih banyak ditemukan kasus di mana ahli waris tidak mengetahui bahwa tanah milik orang tuanya telah diwakafkan, karena belum memiliki sertifikat resmi,” kata Ajrum.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lebak, Akhda Jauhari mengungkapkan, daerah tersebut memiliki potensi besar dalam pengembangan sertifikasi tanah wakaf. Akhda juga menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 424 bidang tanah untuk disertifikasi dalam program tersebut.

“Kami melihat potensi yang besar di Kabupaten Lebak. Dengan adanya sinergi ini, kami optimis proses sertifikasi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....