Disnaker Lebak Gelar Pelatihan Keterampilan Gratis
- 09 Apr 2026 07:45 WIB
- Banten
Poin Utama
- Disnaker Lebak laksanakan pelatihan ketrampilan
- kebutuhan pasar kerja saat ini lebih menitikberatkan pada keterampilan dan kecakapan kerja yang relevan.
- kualitas instruktur menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program pelatihan
- Pelatihan direncanakan berlangsung selama tiga bulan dengan lokasi di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK)
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi. Program pelatihan tersebut mencakup empat bidang keterampilan, yakni komputer, menjahit, otomotif, dan digital printing.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak, Rully Charuliyanto mengatakan, pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat pencari kerja. “Dengan pelatihan ini diharapkan masyarakat memiliki kemandirian ekonomi, bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Rully, Rabu, 8 April 2026.
Ia menegaskan, kebutuhan pasar kerja saat ini lebih menitikberatkan pada keterampilan dan kecakapan kerja yang relevan. “Pelatihan berbasis keterampilan sangat penting, karena pasar kerja yang dibutuhkan adalah kompetensi dan kecakapan kerja,” kata dia.
Setiap bidang pelatihan akan diikuti oleh 16 peserta yang telah melalui proses seleksi. Rully menjelaskan bahwa seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Yang jelas semua biaya pelatihan itu dialokasikan dari APBD, sehingga peserta tidak dipungut biaya,” ucap Ruly.
Pelatihan direncanakan berlangsung selama tiga bulan dengan lokasi di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah setempat. Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur yang telah memiliki sertifikasi nasional.
Menurut Rully, kualitas instruktur menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program pelatihan tersebut. “Instruktur yang kami libatkan sudah bersertifikasi nasional, sehingga mampu menularkan ilmu secara maksimal kepada peserta,” katanya.
Diharapkan setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri. “Kami berharap peserta itu setelah selesai mengikuti pelatihan dapat menciptakan usaha di masyarakat,” ucap Rully.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....