Ribuan Guru Madrasah dan Pengelola Pondok Pesantren Terima Insentif

  • 07 Mar 2026 04:59 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) , menyalurkan dana insentif bagi ribuan guru madrasah diniyah serta pengelola pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di daerah tersebut.

Bantuan tersebut diberikan kepada 5.425 guru madrasah diniyah dan 1.600 pengelola atau pimpinan pondok pesantren yang selama ini berperan dalam membina pendidikan agama di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Lebak, Iyan Fitriyana, mengatakan bantuan dana insentif tersebut direncanakan akan dicairkan sebelum perayaan 2026.

“Kami menyalurkan bantuan dana insentif ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para pengajar agama Islam,” kata Iyan , Jumat 6 Maret 2026.

Setiap guru madrasah diniyah akan menerima dana insentif sebesar Rp600.000 per orang. Sedangkan, pengelola atau pimpinan pondok pesantren akan mendapatkan bantuan dana insentif sebesar Rp900.000 per orang.

Menurut Iyan, penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara langsung melalui rekening masing-masing penerima agar proses distribusi berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Penyaluran bantuan dana insentif itu akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan guru madrasah diniyah dan pengelola pondok pesantren memiliki peran penting dalam membangun pendidikan keagamaan di masyarakat. Selama ini, kata dia, banyak guru madrasah diniyah yang mengajar dengan dukungan biaya yang terbatas dari masyarakat setempat.

Padahal, pendidikan agama dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat serta menanamkan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan toleransi.

“Kami berharap dana insentif ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru madrasah dan pengelola ponpes dalam mengembangkan pendidikan agama Islam di masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebut kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Lebak selama ini dikenal cukup harmonis meskipun terdiri dari berbagai latar belakang agama, budaya, dan adat istiadat.

“Lebak dikenal sebagai daerah yang religius dengan julukan daerah seribu santri. Nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong masih terjaga dengan baik,” ujar Iyan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....