Pemerintah Siapkan 1.600 Unit Pembangunan RTLH di Kota Serang

  • 04 Feb 2026 09:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan pembangunan ribuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2026 sebagai bagian dari upaya perbaikan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah. Program ini didukung anggaran pusat, daerah, serta kontribusi dunia usaha.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Serang, Nofriady Eka Putra mengatakan, Pemkot Serang telah mengajukan lebih dari 7.000 unit RTLH ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru). Dari pengajuan tersebut, sebanyak 1.600 unit dipastikan mendapat alokasi pembangunan pada tahun ini melalui anggaran APBD Kementerian PKP.

Baca juga: Sepanjang 2025, Puluhan RTLH di Kota Serang Selesai Direnovasi

“Usulan yang masuk ke Sibaru lebih dari 7.000 unit. Informasi yang kami terima, tahun ini terealisasi 1.600 unit,” kata Nofriady, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penerima bantuan mencakup rumah dengan kategori rusak ringan, sedang, hingga rusak berat. Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan disalurkan dalam bentuk material bangunan.

Untuk rumah rusak ringan, bantuan senilai Rp5 juta. Rumah rusak sedang memperoleh Rp10 juta, sedangkan rusak berat mencapai Rp17 juta. “Bantuan diberikan berupa barang agar penggunaannya tepat sasaran,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan Perkim, sebaran RTLH terbanyak berada di Kecamatan Kasemen, Walantaka, dan Serang. Ketiga wilayah tersebut menjadi prioritas penanganan karena jumlah hunian tidak layak masih cukup tinggi.

Baca juga: Sekitar 1.000 RTLH Kota Serang Masuk Kategori Mendesak

Selain dukungan dari Kementerian PKP, Pemkot Serang juga mengalokasikan bantuan pembangunan 51 unit RTLH dari anggaran daerah. Sebagian kebutuhan lainnya ditopang melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

Dukungan tambahan datang dari program tanggung jawab sosial perusahaan. Sejumlah perusahaan berkontribusi dalam pembangunan RTLH, di antaranya PT Kawah sebanyak 75 unit, PT PLN dua unit, PT Budha Suci 100 unit, serta sekitar 200 unit dari PT Lippo Group.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....