Inovasi Konsultasi Online Jangkau Sasaran Peternak Pandeglang
- 01 Feb 2026 11:17 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan Pandeglang meluncurkan inovasi layanan konsultasi online guna memperluas jangkauan pelayanan di wilayah yang sulit diakses. Langkah strategis ini diambil untuk memfasilitasi peternak yang membutuhkan penanganan medis segera sebelum petugas tiba di lokasi. Optimalisasi call center menjadi sarana komunikasi utama Puskeswan dalam memberikan panduan langkah-langkah awal penanganan penyakit hewan di lapangan.
Kepala UPT Puskeswan Pandeglang, Ade Setiawan menjelaskan luas wilayah kabupaten menuntut adanya penyesuaian sistem pelayanan yang lebih adaptif. Layanan online ini diharapkan dapat mendekatkan kehadiran dokter hewan kepada masyarakat khususnya peternak di pelosok yang jauh dari pusat klinik. Melalui konsultasi online, ia berharap risiko kematian hewan akibat lambatnya penanganan medis dapat diminimalisir.
"inovasi dilakukan untuk peningkatan pelayanan termasuk meningkatkan keterampilan SDM agar dokter hewan lebih mumpuni. Kita menyediakan layanan online untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Ade, Minggu 1 Februari 2026.
Selain penguatan teknologi informasi, Menurut Ade Puskeswan kini fokus pada peningkatan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) dokter hewan. Transformasi keterampilan dilakukan agar tenaga medis lebih mumpuni dalam mendiagnosis dan menangani kasus penyakit yang semakin kompleks. Ia menyebut saat ini, kekuatan medis Puskeswan didukung oleh delapan orang dokter hewan yang tersebar di berbagai wilayah pelayanan, seperti di wilayah Menes, Labuan, Cibaliung, dan UPT pusat di Cigadung.
Ade menilai pola komunikasi dua arah antara pemilik hewan dan dokter hewan melalui sambungan telepon kini mulai menjadi salah satu pelayanan baru Puskeswan Pandeglang di tengah masyarakat. Melalui sistem ini, Puskeswan berupaya agar setiap laporan mengenai gejala penyakit hewan di lapangan dapat segera teridentifikasi melalui diagnosa awal secara online.
Selain itu, menurut Ade layanan konsultasi online Puskeswan berfungsi sebagai langkah mitigasi dini guna meminimalisir angka kematian ternak akibat keterlambatan penanganan medis. Kini, Peternak dapat langsung menghubungi kontak resmi untuk mendapatkan arahan teknis sebelum membawa hewan ke fasilitas kesehatan atau menunggu kunjungan tim.
"Karena wilayah kita luas, kita mengusahakan agar layanan konsultasi online ini bisa menjangkau lebih banyak sasaran dan memantau penyakit hewan di lapangan," ujarnya.
Pendekatan ini diklaim Puskeswan sangat efektif dalam menangani kasus-kasus darurat yang memerlukan tindakan cepat serta akurasi medis yang tepat. Strategi ini memungkinkan pemilik hewan melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum tim medis tiba di lokasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....