Gerakan Ayah Teladan Tekan Kekerasan Keluarga

  • 30 Jan 2026 17:13 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Ketegasan figur ayah menjadi kunci baru dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang kini mengandalkan program quick win bertajuk Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk memperkuat ketahanan keluarga.

Program di bawah naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini menekankan pentingnya intervensi ayah dalam aktivitas keseharian anak.

Kepala DP2KBP3A Pandeglang, Gimas Rahadyan menjelaskan bahwa sosok ayah memiliki peran yang tidak bisa digantikan oleh ibu dalam hal kedisiplinan. Ia menilai kasih sayang ibu cenderung melahirkan toleransi, sementara ketegasan ayah diperlukan untuk membatasi hal-hal negatif seperti penggunaan gadget berlebih.

"Kalau seorang ibu kan tidak punya ketegasan terhadap anak karena kasih sayangnya. Tetapi ketika ayah melakukan tindakan ketegasan, itu sudah menjadi sebuah kewajiban," ujar Gimas, Jumat 30 Januari 2026.

DP2KBP3A mencatat kasus kekerasan yang melibatkan remaja hingga usia dewasa seringkali bermula dari lemahnya kontrol internal di dalam rumah. Melalui GATI, para ayah didorong untuk lebih intens berkomunikasi dan memantau pergaulan anak, baik di dunia nyata maupun maya. Hal ini diharapkan mampu mencegah anak agar tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan.

Gimas menggarisbawahi bahwa pengaruh eksternal saat ini sangat sulit dideteksi tanpa keterlibatan aktif kepala keluarga. Pergaulan di dunia maya melalui media sosial seringkali luput dari pantauan jika hubungan emosional ayah dan anak tidak terjalin baik.

"Peran atau figur si ayah sangat menentukan bagaimana si anak, si remaja, bisa menghindari sebagai korban atau dia bisa mencegah dirinya sebagai pelaku," ucapnya.

DP2KBP3A terus mengosialisasikan program ini agar setiap keluarga di Pandeglang memiliki figur teladan yang mampu memberikan rasa aman. Sinergi antara kelembutan ibu dan ketegasan ayah dipercaya mampu meminimalisir potensi paparan konten negatif pada anak. DP2KBP3A berharap kesadaran keluarga bisa menjadi benteng pertama sebelum berurusan dengan aparat penegak hukum.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....