Pemkot Tangerang Percepat Normalisasi Kali Pasca Banjir

  • 28 Jan 2026 21:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang menindaklanjuti banjir yang melanda beberapa wilayah baru-baru ini dengan mempercepat normalisasi kali serta meninjau kesiapan sarana penanggulangan bencana. Langkah ini dilakukan untuk memperkecil risiko banjir susulan dan memastikan respon cepat di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan, evaluasi dilakukan terhadap titik-titik rawan limpasan air serta kapasitas alur sungai yang terbatas. “Kali Ledug dan Kali Sabi menjadi prioritas normalisasi dalam waktu dekat, disertai penguatan turap di lokasi rawan,” ujar Mahdiar, Rabu, 28 Januari 2026.

Evaluasi tidak hanya menyasar infrastruktur. Sistem penanganan bencana juga menjadi perhatian utama. Tim gabungan BPBD, Dinas PUPR, serta instansi teknis lain memeriksa prosedur operasi standar (SOP), mekanisme koordinasi antarinstansi, dan kesiapan relawan di wilayah terdampak.

“Selain memperbaiki turap dan alur sungai, kami meninjau sarana dan prasarana penanggulangan bencana, termasuk penempatan pompa air dan peralatan rescue agar lebih dekat dengan wilayah rawan seperti Periuk dan Ciledug. Hal ini bertujuan mempercepat respon awal saat terjadi banjir,” kata Mahdiar.

Mahdiar menambahkan, faktor utama penyebab banjir di Kota Tangerang masih terkait sedimentasi sungai dan keterbatasan kapasitas alur kali. “Evaluasi ini membantu kami merencanakan mitigasi yang lebih tepat, sekaligus mempercepat normalisasi sungai untuk mengurangi risiko limpasan air,” katanya.

Selain normalisasi sungai dan penguatan turap, Pemkot Tangerang juga mendorong peningkatan sosialisasi dan kesiapsiagaan masyarakat. “Kami ingin warga lebih siap menghadapi banjir, mulai dari pencegahan hingga penanganan darurat, termasuk jalur evakuasi dan koordinasi dengan tim relawan,” ucap Mahdiar.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan banjir dan meminimalkan dampak pada warga Kota Tangerang, sekaligus mendukung upaya jangka panjang dalam pengelolaan sungai dan mitigasi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....