Pemkab Lebak Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Irigasi untuk Masyarakat
- 24 Jan 2026 16:46 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak pada tahun 2026 menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat. Meski memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang relatif kecil, Pemkab Lebak tetap mengalokasikan dan memprioritaskan anggaran signifikan untuk sektor irigasi dan jalan.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, di Rangkasbitung, Jum'at, 23 Januari 2026 mengatakan, bahwa pada tahun 2026 Pemkab Lebak mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar dari APBD untuk perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi di sejumlah wilayah.
Menurut Amir Hamzah, alokasi tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan. “Tahun 2026, Pemkab Lebak mengalokasikan perbaikan dan pembangunan irigasi sebesar 25 miliar dari APBD,” ujar Amir Hamzah.
Selain irigasi, Pemkab Lebak juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan jalan desa. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar khusus untuk pembangunan dan perbaikan jalan desa di berbagai kecamatan. “Lebak APBD-nya kecil, tapi kita mengalokasikan untuk jalan desa sebesar 25 miliar. Ini bukti keseriusan Pemda Lebak dalam membangun dari bawah,” kata Amir Hamzah.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan desa menjadi prioritas karena langsung berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat pedesaan. Infrastruktur jalan desa yang baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Tidak hanya jalan desa, Pemkab Lebak juga mengalokasikan anggaran cukup besar untuk jalan kabupaten.
Pada tahun 2026, anggaran sebesar Rp47 miliar disiapkan untuk perbaikan jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Amir Hamzah mengakui bahwa meskipun sebagian jalan kabupaten sudah dalam kondisi mantap, masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan serius.
“Jalan kabupaten walaupun sudah mantap, tapi banyak juga yang rusak. Karena itu kita alokasikan 47 miliar untuk perbaikannya,” ujar Amir Hamzah.
Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Lebak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Komitmen Pemda jelas, semua ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat,” kata Amir Hamzah.
Amir Hamzah juga menyinggung kondisi kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, kendaraan dinas camat belum menjadi prioritas pengadaan. “Sampai sekarang mobil camat belum terbelikan. Mobil camat di Banten yang paling jelek itu ada di Kabupaten Lebak,” ucapnya.
Ia menyebutkan, usia kendaraan dinas camat di Kabupaten Lebak rata-rata sudah mencapai 16 tahun dan masih tetap digunakan untuk menunjang operasional pelayanan pemerintahan. “Mungkin untuk kendaraan dinas kita bisa rendah diri dengan kabupaten dan kota lain di Banten, tapi kita harus bangga,” kata Amir Hamzah.
Menurutnya, kebanggaan tersebut muncul karena dengan APBD yang kecil, Pemkab Lebak tetap mampu mengalokasikan anggaran untuk membangun infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Dengan APBD yang kecil, kita masih bisa membangun daerah kita. Itu yang harus kita banggakan,” ucap Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....