Stok Logistik di BPBD Pandeglang Menipis

  • 24 Jan 2026 11:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mengonfirmasi kondisi ketahanan logistik di gudang penyimpanan kini dalam status terbatas. Kekhawatiran muncul meningkat seiring prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan ancaman cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga Februari mendatang. Kondisi ini berpotensi memicu krisis bantuan jika bencana susulan kembali melanda wilayah Pandeglang dalam waktu dekat.

Sekretaris BPBD PK Pandeglang, Nana Mulyana menjelaskan penyusutan stok bantuan ini merupakan dampak langsung dari masifnya pendistribusian logistik pascabencana banjir yang menerjang sejak 19 Desember lalu. Besarnya jumlah masyarakat yang terdampak memaksa BPBD PK mengeluarkan cadangan pangan dalam skala besar guna memenuhi kebutuhan dasar warga. Meskipun menurutnya persediaan saat ini masih tersedia, volumenya dipastikan tidak lagi ideal untuk menghadapi masa kerawanan bencana yang masih panjang.

Baca juga: Stok Logistik Pandeglang Kosong di Tengah Ancaman Bencana

"Stok logistik ada tapi terbatas juga jumlahnya, mudah-mudahan cuaca ke depan semakin membaik,” ujar Nana, Minggu 24 Januari 2026.

BPBD PK mencatat sejumlah komoditas utama yang mencakup bahan pokok vital bagi pengungsi maupun warga terdampak kini mulai menipis. Komoditas seperti beras, minyak goreng, sarden, hingga mie instan menjadi item yang paling cepat habis akibat tingginya permintaan di lapangan selama masa tanggap darurat sejak 19 Desember lalu. Menurut Nana Saat ini BPBD PK berada dalam posisi siaga sembari memantau ketat sisa ketersediaan yang ada di gudang penyimpanan.

Nana menekankan urgensi pengisian kembali stok logistik harus segera ditangani mengingat durasi cuaca ekstrem diprediksi masih panjang. Pihaknya mengkhawatirkan ketersediaan pangan darurat akan habis sebelum ancaman bencana berakhir pada Februari mendatang.

Guna menambal kekurangan tersebut, BPBD PK Pandeglang tengah menempuh langkah darurat dengan menjalin komunikasi intensif ke tingkat yang lebih tinggi. Pihaknya telah melayangkan permohonan bantuan tambahan kepada BPBD Provinsi Banten dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar ketahanan logistik daerah kembali stabil. Penambahan stok ini sangat bergantung pada realisasi bantuan dari instansi pusat dan provinsi.

Baca juga: Lumbung Sosial di Pandeglang Mulai Terisi Logistik Kebencanaan

"Mudah-mudahan bisa di-backup juga dari teman-teman dinas sosial, baik dinas sosial kabupaten atau dinas sosial provinsi," ucap Nana.

Selain mengandalkan bantuan pusat, BPBD-PK juga berharap adanya sokongan lintas sektoral dari Dinas Sosial di tingkat kabupaten maupun provinsi. Koordinasi antarlembaga menjadi kunci utama agar kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana tidak terhambat oleh kendala administratif maupun keterbatasan stok di satu instansi saja. Kesinambungan bantuan diyakininya sangat diperlukan untuk menjamin perlindungan sosial bagi warga Pandeglang di tengah ketidakpastian cuaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....