Pemkot Serang Hentikan Uji Coba TPAS Cilowong

  • 07 Jan 2026 08:04 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Pemerintah Kota Serang menghentikan sementara uji coba kerja sama pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong dengan Kota Tangerang Selatan. Penghentian dilakukan untuk menilai dampak yang muncul selama pelaksanaan di lapangan.

Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, mengatakan langkah tersebut diambil setelah pemerintah daerah menerima sejumlah masukan dari masyarakat sekitar TPAS. Masukan tersebut berkaitan dengan kondisi operasional pengangkutan sampah. “Uji coba ini baru berjalan beberapa hari. Dari pemantauan di lapangan, masih ada catatan teknis yang perlu diperbaiki,” kata Nanang, Selasa (6/1/2026).

Nanang menjelaskan, sebagian armada pengangkut sampah sudah sesuai ketentuan, namun masih ada kendaraan yang menimbulkan bau air lindi. Hal itu menjadi salah satu fokus evaluasi sebelum diputuskan langkah selanjutnya. “Sebagian mobil sudah baik, tapi masih ada keluhan bau air lindi. Ini menjadi bahan perbaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerja sama tersebut masih berada pada tahap uji coba dan belum ada alokasi anggaran maupun penerimaan dana dari aktivitas tersebut. “Belum ada uang yang dialokasikan. Ini masih uji coba,” katanya.

Nanang juga menilai penyampaian aspirasi warga dengan berbagai cara merupakan hal yang wajar. Pemerintah daerah, menurutnya, membuka ruang dialog agar seluruh masukan dapat ditampung. “Kami dengarkan semua masukan. Yang penting, jangan sampai persoalan ini menimbulkan masalah sosial,” ucap Nanang.

Sementara itu, warga sekitar Taktakan, Alin menyampaikan keluhan terkait bau sampah yang masih dirasakan. "Sampah sering terasa pada waktu tertentu, kalau truk masuk banyak, baunya terasa,” ujarnya.

Keluhan bau sampah dan ceceran air lindi disampaikan warga dalam uji coba kerja sama pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong antara Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi yang tengah dilakukan pemerintah daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....