Ruang Publik Inklusif Alun-Alun Rangkasbitung Diresmikan
- 06 Jan 2026 09:05 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Setelah tiga bulan ditutup karena proses revitalisasi, Ruang Publik Inklusif di ibukota kabupaten Lebak, Alun - alun Rangkasbitung akhirnya dibuka kembali untuk umum. Keberadaan alun - alun ini diharapkan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat. Dibukannya alun - alun ini ditandai dengan peresmian yang dilamukan olehb Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya Senin (5/1/2026).
Hasbi Dalam sambutannya, Lebak menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan alun-alun yang menjadi salah satu upaya penataan wajah Kota Rangkasbitung. Ia berharap fasilitas tersebut selain menjadi ruang terbuka inklusif juga dapat menjadi objek wisata yang berada di jantung ibu kota Lebak. “ Ini adalah ruang publik milik masyarakat Kabupaten Lebak yang bisa digunakan untuk berbagai aktivitas positif,” ujar Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah serta jajaran pemerintah daerah.Alun - alun kini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung aktivitas masyarakat, mulai dari area terbuka hijau, ruang bermain, hingga sarana olahraga dan rekreasi keluarga. Alun-Alun Rangkasbitung juga diharapkan dapat menjadi ikon baru Kabupaten Lebak serta pusat kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang dapat memperkuat identitas daerah.
Bupati menjelaskan, pembangunan Alun-Alun Rangkasbitung dirancang sebagai ruang publik yang nyaman, aman, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu disempurnakan ke depan. “Kami menyadari masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan disempurnakan. Ini akan menjadi bahan evaluasi agar Alun-Alun Rangkasbitung semakin nyaman dan fungsional,” katanya.
Menurut Bupati, penataan kota merupakan langkah penting agar Kabupaten Lebak tidak tertinggal dibandingkan daerah lain. Penataan ruang publik dinilai menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta daya tarik wilayah perkotaan. “Jika Pemerintah Kabupaten Lebak tidak memulai penataan kota, maka kita akan tertinggal dengan kota-kota lain. Penataan kota kita lakukan, namun perbaikan jalan-jalan rusak juga tetap menjadi prioritas untuk kita bangun,” ucapnya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Lebak ini menegaskan , pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pelayanan publik lainnya tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah, seiring dengan pembangunan ruang-ruang publik.
Bupati Lebak mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan fasilitas yang ada agar alun-alun dapat dinikmati dalam jangka panjang. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyambut baik kehadiran Alun-Alun Rangkasbitung sebagai ruang interaksi sosial masyarakat.
Diharapkan alun-alun dapat menjadi tempat berkumpul yang sehat dan produktif. “Alun-alun ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan masyarakat, tempat bersilaturahmi, berolahraga, dan menumbuhkan aktivitas ekonomi kecil masyarakat sekitar,” ujar Amir Hamzah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....