Stok Logistik Pandeglang Kosong di Tengah Ancaman Bencana

  • 04 Jan 2026 15:15 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang melaporkan kekosongan stok logistik pada lumbung sosial di awal tahun 2026. Padahal diawal tahun ini, sejumlah daerah di Pandeglang telah terdampak bencana, seperti banjir yang merendam sejumlah kampung di Kecamatan Patia, Sindangresmi, dan Cikeusik dengan ketinggian air mencapai 30-50 sentimeter.

Ketua Forum KSB Provinsi Banten, Beni Madsira mengatakan, kekosongan logistik ini terjadi di 16 lumbung sosial yang tersebar di wilayah Pandeglang. Kekosongan stok di lumbung tersebut terjadi sejak eskalasi bencana banjir melanda Pandeglang pada Desember lalu. Sejak saat itu, seluruh cadangan logistik telah habis disalurkan kepada warga terdampak. Diakui Beni, kondisi ini menghambat distribusi bantuan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.

"Selama ini lumbung sosial sudah pada kosong di awal tahun 2026 ini. Ketika kami tanya ke kabupaten, logistik di Dinas Sosial kosong," ucap Beni, Minggu (4/1/2026).

Baca juga: Belasan Lumbung Sosial di Pandeglang Kehabisan Stok Sembako

Akibat kekosongan stok logistik ini, relawan di tingkat desa tidak dapat berbuat banyak saat evakuasi karena cadangan pangan dan sandang di lumbung sosial belum terisi kembali. Beni menyebut kebutuhan yang mendesak saat ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar atau sembako, mencakup beras, makanan siap saji, serta paket makanan anak sehat guna menjamin gizi kelompok rentan di lokasi bencana.

KSB menyayangkan lambatnya respons Dinas Sosial dalam memetakan kebutuhan logistik di wilayah rawan. Beni menyebut, birokrasi pengajuan bantuan yang kaku menjadi penghalang bagi relawan untuk bergerak cepat. Padahal menurutnya eskalasi bencana mulai meningkat dengan adanya kenaikan curah hujan serta beberapa laporan terkait pohon tumbang di wilayah Mandalawangi serta Patia yang memerlukan penanganan darurat.

Baca juga: Lumbung Sosial di Pandeglang Bertambah Jadi 16 Titik

Menyikapi kondisi ini, Forum KSB Pandeglang saat ini tengah menempuh langkah darurat dengan mengajukan kembali permohonan bantuan logistik kepada Pemerintah Provinsi Banten. Selain pengajuan, saat ini relawan KSB juga melakukan pendataan dampak kerugian untuk dilaporkan sebagai dasar pengajuan bantuan formal. Ia menghimbau masyarakat untuk tetap waspada secara mandiri mengingat ketersediaan logistik di titik-titik evakuasi saat ini masih dalam kondisi kosong.

"Sebenarnya kalau sudah musim begini tidak perlu diajukan lagi, Dinas Kabupaten harus tahu titik mana lokasi yang rawan bencana dan segera dilakukan pengisian. Sejauh ini malah Dinas Sosial Provinsi yang lebih responsif menanyakan situasi dan kebutuhan di lapangan," katanya. (Ridwan Maulana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....