Respons Cepat Lintas Daerah Dibutuhkan Atasi Banjir di Serang
- 21 Des 2025 11:48 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Banjir yang berulang di Kabupaten dan Kota Serang menuntut penanganan cepat serta kerja lintas kewenangan agar risiko terhadap warga tidak semakin meluas. Gubernur Banten, Andra Soni membahas langkah penanganan tersebut saat memimpin rapat koordinasi penanganan banjir Kabupaten dan Kota Serang di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Sabtu (20/12/2025).
Rapat diikuti Wali Kota Serang Budi Rustandi, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, perwakilan balai teknis, serta jajaran organisasi perangkat daerah Pemprov Banten. Andra Soni mengatakan penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara terpisah-pisah. Setiap instansi diminta bekerja sesuai kewenangan, namun tetap berada dalam satu irama agar dampak di lapangan dapat segera dikurangi.
"Koordinasi ini kita lakukan lintas sektor. Kita paham setiap lembaga memiliki kewenangan masing-masing, namun penanganan banjir tetap menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar Andra Soni, Sabtu (20/12/2025).
Baca juga: Banjir Genangi Tiga Kecamatan di Kota Serang
Ia menambahkan, hasil rapat koordinasi harus langsung ditindaklanjuti dengan kerja nyata, terutama pada titik-titik yang selama ini menjadi langganan banjir. Pengiriman alat berat dan personel diminta segera dilakukan tanpa menunggu kondisi memburuk.
“Yang kita kejar sekarang adalah respons cepat. Malam ini atau besok pagi, alat berat harus sudah bergerak ke lokasi-lokasi rawan,” katanya.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Dedi Yudha Lesmana menyampaikan, pihaknya telah menurunkan dukungan teknis untuk penanganan darurat. Fokus awal diarahkan pada normalisasi aliran sungai dan penguatan tanggul.
Baca juga: Banjir Kasemen Berulang Sistem Pembuangan Air Bermasalah
“Saat ini sudah kami turunkan dua unit ekskavator, satu pompa mobile, serta material bronjong dan geobag untuk penanganan tanggul yang jebol. Selanjutnya kami koordinasikan lagi dengan pemerintah daerah untuk menentukan prioritas,” kata Dedi.
Menurut Dedi, penanganan jangka menengah juga mulai disiapkan dengan memetakan ruas-ruas sungai yang berpotensi menimbulkan banjir agar dapat ditangani secara bertahap.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan, pihaknya langsung merespons arahan Gubernur dengan mengerahkan alat berat ke wilayah terdampak, khususnya di Kota Serang.
Baca juga: Gubernur dan Wakil Gubernur Tinjau Banjir Serang
“Hari ini satu alat sudah bekerja di lapangan dan malam ini kami kirim satu ekskavator amfibi untuk mempercepat penanganan di area yang sulit dijangkau,” ujar Arlan.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Banten juga menyiagakan posko bencana di lima wilayah rawan, yakni Serang, Lebak, Pandeglang, Tangerang, dan Malingping, dengan dukungan ratusan personel.
"Posko tersebut didukung oleh kekuatan 760 personel yang siap dimobilisasi untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....