Banjir Kasemen Berulang Sistem Pembuangan Air Bermasalah

  • 20 Des 2025 12:55 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Banjir yang terus berulang di wilayah Kasemen, Kota Serang, kembali menjadi sorotan setelah hujan deras memicu genangan di Kampung Priyayi, Kecamatan Kasemen. Kondisi ini menunjukkan sistem pembuangan air di kawasan tersebut belum berfungsi optimal, sehingga air sulit mengalir keluar saat debit sungai meningkat.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Banten, Andra Soni bersama Wali Kota Serang, Budi Rustandi turun langsung ke lokasi pada Jumat (19/12/2025) malam untuk melihat kondisi permukiman warga yang masih tergenang. Peninjauan dilakukan hingga ke gang-gang pemukiman meski air masih setinggi lutut di beberapa titik.

Baca juga: Banjir, Ratusan Warga Bumi Kasemen Mengungsi

Di salah satu rumah warga, Gubernur Andra Soni melakukan komunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) guna membahas persoalan teknis yang menyebabkan banjir sulit surut di wilayah Kasemen.

“Kasemen ini hampir setiap tahun kebanjiran karena airnya tidak bisa keluar ke pembuangan Cibening. Di situ ada yang disebut kali mati,” ujar Andra Soni, Jumat malam (19/12/2025).

Menurutnya, tanpa penanganan teknis yang tepat, banjir akan terus berulang setiap musim hujan. Ia meminta dukungan BBWSC3 untuk mengkaji solusi teknis yang memungkinkan dilakukan bersama pemerintah kota.

Baca juga: Banjir Genangi Tiga Kecamatan di Kota Serang

“Saya butuh bantuan dari sisi teknis. Kita diskusikan bersama Pak Wali Kota supaya ada langkah nyata yang bisa dikerjakan,” katanya.

Andra juga menyampaikan genangan air mulai berkurang setelah dilakukan pembongkaran dan penyodetan aliran air menuju sungai, meski langkah tersebut masih bersifat sementara. “Airnya tadi terlihat sudah berkurang karena disodet ke sungai,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah rawan banjir. Langkah ini juga dilakukan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Saya minta semua OPD siaga dan bergerak cepat jika terjadi kondisi darurat,” ujar Budi.

Baca juga: Wali Kota Serang Tinjau Titik Rawan Banjir

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas dinas, khususnya Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Sosial, serta BPBD, agar penanganan banjir dan dampaknya terhadap warga dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Selain penanganan teknis, Budi juga mengingatkan peran masyarakat dalam menjaga aliran sungai tetap bersih agar tidak memperparah genangan saat hujan deras. “Kalau sungai terjaga, banjir bisa dikurangi. Ini perlu peran semua pihak,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....