Kisah Mahbudin, Guru Bahasa Inggris dengan Segudang Prestasi
- 24 Okt 2025 16:10 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Segudang prestasi berhasil diraih salah seorang guru Bahasa Inggris di MTs Negeri 1 Pandeglang, Banten. Guru asal Rangkasbitung, Lebak, Banten, tersebut bernama Mahbudin. Selain menjadi guru, Mahbudin juga menjadi Kepala Perpustakaan di MTsN 1 Pandeglang.
Berbagai capaian membanggakan telah diraih Mahbudin. Diantaranya, menjadi penerima beasiswa Program Pertukaran Pendidik Media dan Literasi Digital di Georgia State University, Atlanta, Amerika Serikat (Juli 2024), dan beasiswa The Sixth Extensive Reading World Congress di Denpasar, Bali (Agustus 2023).
Baca juga: Ratusan Guru Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah
Sebelumnya, pada tahun 2022, ia juga memperoleh penghargaan sebagai Guru Inovatif tingkat Nasional pada ajang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama RI, kategori Juara Favorit Guru Inovatif dengan karya berjudul "Interactive Films for Extensive Viewing".
Mahbudin yang telah mengabdi sebagai guru Bahasa Inggris di MTsN 1 Pandeglang sejak tahun 2014 ini mengaku bahwa semua pencapaiannya berawal dari proses pembelajaran sehari-hari di kelas.
“Prosesnya tidak singkat. Semua berawal dari keseharian saya mengajar di kelas,” ujarnya.
Baca juga: Guru TK Berperan Bentuk Karakter Anak
Ia juga tidak menyangka bisa meraih kesempatan belajar ke Amerika Serikat melalui program pertukaran pendidik tersebut.
“Saya tidak pernah membuat karya khusus untuk lomba. Saya hanya menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab saya sebagai guru. Ketika ada kesempatan, saya kirimkan karya yang sudah ada, dan ternyata karya itu dinilai layak,” ucap Mahbudin kepada RRI, Jumat (24/10/2025).
Mahbudin menyatakan, dirinya tidak menyangka hingga meraih juara sebagai pemenang beasiswa program pertukaran pendidik Media dan Literasi Digital, Georgia State University, Atlanta, Amerika Serikat pada Juli 2024 kemarin. Lantaran, dirinya hanya melakukan apa yang sudah menjadi tanggung jawab sebagai guru di sekolah MTsN 1 Pandeglang, Banten.
Baca juga: ABK di Sekolah Khusus Perlu Sinergi Guru dan Orang Tua
"Saya juga enggak tahu, yah, yang jelas apa yang harus saya jalankan saya jalankan, yang saya lakukan di dalam kelas itu. Lalu ketika ada kesempatan dikirimkan ya saya kirimkan karya itu, bukan saya membuat karya untuk dikirimkan ke lomba dan menurut mereka ini baik yah saya mendapatkan penghargaan,” ujar Mahbudin.
Lebih lanjut, Mahbudin menjelaskan bahwa program beasiswa yang diikutinya merupakan program dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (U.S. Department of State) yang dilaksanakan melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di setiap negara mitra.
“Kedutaan berperan menyeleksi calon peserta dari masing-masing negara yang memiliki hubungan bilateral dengan Amerika Serikat. Hasil seleksi tersebut kemudian diusulkan ke Kementerian Luar Negeri Amerika untuk mendapatkan persetujuan akhir,” ujarnya.
Sementara Kepala MTs Negeri 1 Pandeglang, Eman Sulaiman berharap, jalinan kerja sama dengan berbagai pihak terutama dengan pihak luar negeri bisa terus berlanjut.
Baca juga: Irna: Guru Hebat Tentukan Kualitas Pembelajaran dan Lulusan
“Untuk Kedubes Amerika ke depan ada program kolaborasi yang sejenis yang bisa di kerjasama dan dilakukan dengan MTsN 1 Pandeglang,” ucap Eman.
"Eman juga berharap prestasi yang sudah diraih Mahbudin bisa menjadi inspirasi untuk guru-guru Bahasa Inggris agar terus meningkatkan kompetensi dan kapabilitas pribadi dalam berbahasa Inggris,” ujar Eman.
Terkait prestasi yang pernah diraih MTsN 1 Pandeglang, Eman menyampaikan, pihaknya pernah mewakili Indonesia mengirim peserta Event Friends International Youth Camp yang diadakan oleh OIC di Kazan pada Agustus 2023.
“Pertukaran kemah kebudayaan remaja, jadi siswa kami juga mengikuti seleksi di tingkat nasional. Didanai oleh Kemenpora, namanya M. Brillian Chaidar Lutfan. Sekarang dia sudah lulus,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....