Rasio Jenis Kelamin Laki-laki di Pandeglang Menurun
- 06 Jan 2023 18:12 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Rasio jenis kelamin penduduk Kabupaten Pandeglang dalam tiga tahun terakhir terus mengalami penurunan. Tahun 2020, rasio jenis kelamin penduduk Pandeglang sebesar 105,51. Tahun 2021 105,40.
Lalu turun lagi ditahun 2022 menjadi 105,28. Artinya ada sekitar 105 orang penduduk laki-laki untuk setiap 100 orang penduduk perempuan.
Baca juga:
Pertumbuhan Penduduk Pandeglang Meningkat, Ini Bahayanya
Turunnya rasio jenis kelamin ini menjadi penanda bahwa proporsi penduduk laki-laki dalam struktur penduduk Kabupaten Pandeglangtelah mengalami penurunan.
“Salah satu penyebabnya, kemungkinan adalah berkurangnya jumlah bayi laki-laki yang dilahirkan, seperti yang sebelumnyasudah terjadi di negara-negara maju,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pandeglang, Acmad Widijanto dalam rilis BPS yang dikutip RRI, Jumat (6/1/2023).
Baca juga:
Miris! Kasus Kekerasan Anak di Pandeglang Masih Tinggi
Dia mengatakan, menurut para peneliti dari Universitas Exeter dan Universitas Oxford, gaya hidup modern dengan pola makan rendah kalori, dapat menjelaskan mengapa jumlah bayi laki-laki yang lahir di negara-negara maju menjadi berkurang.
“Hal ini karena tingginya kadar kalori yang dikonsumsi oleh wanita yang sedangberusaha untuk hamil, akan lebih meningkatkan peluang mereka dalam melahirkan anak laki-laki,” jelasnya.
Baca juga:
Warga Pandeglang Menjerit, Harga Bahan Pokok Kembali Naik Jelang Nataru
Dalam banyak literatur juga ditemukan bahwa naik atau turunnya proporsi penduduk laki-laki atau rasio jenis kelamin, berkaitan erat dengan fenomena migrasi.
“Dalam arti, daerah tujuan migrasi yang memerlukan banyak tenaga kerja laki-laki, seperti di daerah pertambangan, rasio jenis kelaminnya akan meningkat dan dengan besaran tetap di atas 100,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....